Aan : BID Untuk Menginfokan Rencana Kegiatan

koordinasi layanan dan perubahan prilaku menjadi tujuan utama dalam peningkatan akses layanan bidang kesehatan

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pelaksanaan Kegiatan Bursa Inovasi Desa Kecamatan Sajad 

 Aan : BID Untuk Menginfokan Rencana Kegiatan 

SAMBAS - Satu di antara Pendamping Desa Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Aan mengatakan, terdapat beberapa hal yang menjadi tujuan pelaksanaan Bursa Inovasi Desa dan Bursa Pertukaran Informasi Desa.

Salah satunya kata Aan adalah untuk memberikan info terkait program pengelolaan Desa. 

"Yang pertama mendiseminasikan informasi pokok terkait Program Inovasi Desa (PID) secara umum, serta Program Pengelolaan Pengetahuan dan Inovasi Desa secara khusus," ujarnya, Rabu (31/7/2019).

Selain itu katanya, itu juga untuk menginformasikan rencana kegiatan dan Menginformasikan secara singkat pelaku-pelaku program di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Baca: Forkopimka Belitang Jalin Koordinasi dalam Rangka Pencegahan Karhutla

Baca: VIDEO: Hotel Maestro Pontianak Sambangi Tribun Pontianak, Sampaikan Ucapan Selamat HUT ke 11

"Tujuan lainnya yaitu memperkenalkan inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa dalam menyelesaikan masalah dan menjalankan kegiatan pembangunan," katanya. 

"Lalu menjaring komitmen Pemerintah Desa untuk mengadopsi atau mereplikasi inisiatif atau inovasi yang dipelari dalam Bursa," jelasnya.

Oleh karenanya, ia berharap agar  Program inovasi Desa menjadi solusi yang inovatif dalam menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Dengan demikian, aparatur Desa juga harus jeli dalam memilih kegiatan yang ada dalam menu bursa, karena harus sesuai dengan tipologi dan keunggulan Desa masing-masing.

"Selaku pihak pengguna anggaran Desa. Pemerintah Desa dituntut jeli, selektif dan efektif dalam merealisasikan seluruh kegiatan yang sudah disepakati bersama masyarakat dalam musyawarah Desa," katanya.

"Selain menjadi kegiatan pertukaran informasi, diharapkan untuk kedapan kegiatan ini akan menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh aparat desa, sehingga terjalin kerja sama yang baik dalam membangun daerah kabupaten sambas," ungkapnya.

Lebih lanjut Aan menjelaskan, pada tahun anggaran 2019 Pembangunan Sumber Daya Manusia (PSDM) akan menjadi komponen baru dalam Program Inovasi Desa.

Yang mana Kader Pembangunan Manusia (KPM) di setiap Desa di tuntut agar bisa menjadi penggerak dalam menjalankan siklus konvergensi pencegahan stunting tingkat desa

"Ini diharapkan mengoptimalkan kegiatan layanan, koordinasi layanan dan perubahan prilaku menjadi tujuan utama dalam peningkatan akses layanan bidang kesehatan," tuturnya.

Dari data yang di sampaikan Aan,  Dari 60 kota/kabupaten di seluruh indonesia. Terdapat, 5 kecamatan di Kabupaten Sambas rawan stunting, salah satu diantaranya adalah kecamatan Sajad. 

Dengan demimian, maka sangat diharapkan pelatihan atau peningkatan kapasitas KPM di tiga Kecamatan. Dan pada beberapa waktu lalu di kecamatan sajad dapat berjalan maksimal sesuai harapan.

Selain tentang pencegahan Stunting, peningkatan akses layanan bidang pendidikan juga ikut menjadi prioritas khususnya PAUD.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved