Mercure Pontianak Luncurkan Discover Local Tidayu

Hotel Mercure Pontianak telah menampilkan beberapa kebudaayan lokal tersebut, misalnya adanya pemain alat musik sape, kemudian makanannya

Mercure Pontianak Luncurkan Discover Local Tidayu
TRIBUN PONTIANAK/MIA MONICA
GM Mercure Pontianak Rudin Ruslan bersama Kasi Promosi Pariwisata Disporapar Kota Pontianak Hendra Feilani berfoto di depan stan pembuatan kerajinan tangan manik-manik khas suku Dayak di lobi Hotel Mercure Pontianak, Selasa (30/7/2019). 

Mercure Pontianak Luncurkan Discover Local Tidayu 

PONTIANAK - Hotel Mercure Pontianak City Center meluncurkan program ‘Discover Local’ yang dilaksanakan di Lobby Hotel Mercure Pontianak, Selasa (30/7/2019). 

Acara yang dibuka dengan tarian 3 etnis tidayu yaitu Tionghoa, Dayak dan Melayu sangat apik sekali dan menghibur tamu yang hadir. 

General Manager Mercure Pontianak City Center, Rudin Ruslan, menjelaskan Hotel Mercure merupakan brand dari accor hotel. Dulunya, tiap hotel diwajibkan memperkenalkan atau mengangkat lokal budaya kepada dunia.

Baca: BREAKING NEWS - Si Jago Merah Lahap Bangunan di Anjungan Melancar

Baca: Diskominfo Kalbar dan Mata Garuda Sosialisasi Beasiswa LPDP, Ada untuk Dalam Hingga Luar Negeri

"Nah, di tahun 2019, Mercure sekarang melakukannya dengan lebih details yaitu dengan mempersembahkan Discover Local. Artinya setiap brand Mercure di daerah manapun diwajibkan untuk mengangkat budaya lokal. Apapun itu bentuknya, baik kerajinan tangan, warisan budaya, makanannya, sampai musiknya,” ujar Rudin Ruslan. 

Lalu untuk Mercure Pontianak City Center, pengunjung yang datang bisa menikmati spot pembuatan kerajinan tangan manik manik khas Dayak Kalimantan. Menariknya stand tersebut tak sekedar menjual pernak-pernik manik-manik khas Dayak, tapi memberikan edukasi bagaiamana cara merangkai manik tersebut hingga menjadi aksesoris yang cantik.

Dalam launching tersebut, Chef Mercure Pontianak menyajikan chai kue atau choi pan kukus dan goreng. Makanan khas orang Tionghua ini sangat nikmat dicicipi selagi panas. 

Tak hanya itu, tamu yang hadir dihibur oleh penampilan Musik Safe. Safe dikenal sebagia alat musik suku Dayak.  Untuk alunan musik safe, Rudin menuturkan pengunjung bisa mendengarkannya setiap breakfast dua kali dalam seminggu. 

Hotel Mercure Pontianak telah  menampilkan beberapa kebudaayan lokal tersebut, misalnya adanya pemain alat musik sape, kemudian makan-makanannya serta kerajian manik-manik budaya dayak.

“Kalau disini Tidayu, contohnya sekarang ada alat musik sape, makanannya juga, terutama di waktu breakfast kita wajib ada makanan lokal. Seperti paceri nenas, sambal cincalok dan yang lainnya. kebetulan hari ini kita launching, ada kerajinan manik-manik dayak, makanan chinese, chai kue dan masakan melayu seperti ikan lais sambal cincalok. Jadi ini akan berkesinambungan programnya,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mia Monica
Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved