Kasus Narkoba Banyak Libatkan Millenial, Ini Tanggapan Pelajar dan Mahasiswa di Pontianak
Bukan perkara baru, narkoba di kalangan remaja memang menjadi sesuatu yang sepertinya memiliki ikatan tersendiri.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Ishak
Kasus Narkoba Banyak Libatkan Millenial, Ini Tanggapan Pelajar dan Mahasiswa di Pontianak
PONTIANAK - Masa remaja memang waktunya untuk mencoba segala sesuatu yang baru.
Menikmati setiap waktu untuk menjadi penerus bangsa.
Namun, hingga saat ini masih banyak terdengar para remaja yang ikut terpengaruh akan keadaan faktor luar yang tidak bisa dielakkan, seperti menggunakan narkoba.
Bukan perkara baru, narkoba di kalangan remaja memang menjadi sesuatu yang sepertinya memiliki ikatan tersendiri.
Hal itu terjadi bukan tanpa alasan.
Ada beberapa alasan yang banyak mereka katakan, bagi para pecandu narkoba seperti, tekanan sosial, pelarian dari masalah, bentuk pemberontakan, kurang percaya diri, dan kesenangan sesaat.
Baca: Temukan Sabu Dirumahnya, Sat Resnarkoba Polres Ketapang Amankan Seorang Wanita
Baca: Mashudi Minta Libatkan Tokoh Masyarakat dan Agama Cegah Peredaran Narkoba di Pontianak
Alasan itu kuat digunakan untuk menutupi kelemahan yang ada pada fase remaja.
Bagi para remaja khususnya mahasiswa, menjalankan pola hidup sehat sangat penting bagi tubuh.
Tidak muluk-muluk berbicara tentang pola hidup sehat, remaja dan mahasiswa juga bisa mengenali ciri-ciri bagi para pengguna narkoba untuk tidak terlibat di dalamnya.
Seperti dikutip dari Humas BNN, yang mendaftarkan 52 poin ciri-ciri pengguna narkoba.
Dalam postingan di akun Twitter BNN tahun 2016, yang kemudian ramai kembali karena faktor komedian Nunung dan aktor muda Jefri Nichol yang tersandung kasus tersebut.
Dalam poster BNN, mereka menyebutkan 53 poin, namun nomor tiga hilang dalam daftar poin mereka sehingga menjadi 53 poin. So, no problem sih.
Baca: 40 Persen Kasus Narkoba di Pontianak Libatkan Kaum Milenial, Para Orangtua Khawatir
Baca: Data BNN Ungkap 40 Persen Kasus Narkoba Libatkan Kaum Millenial, Ini Tanggapan Wali Kota Pontianak
Eits, kamu juga harus memahami betul-betul pesan yang disampaikan karena tidak semua apa yang tertulis adalah kenyataan, contohnya seperti di poin nomor 4 yang menyatakan keras kepala atau susah dinasehati dan poin 11 yang mengatakan semakin jarang mengikuti kegiatan keluarga. Hmm, tampaknya sikap itu ada bagi para remaja semua ya guys.
Sudah deh, mending kita tidak mempertebal stigma namun mempertebal iman saja ya teman-teman. Jika kamu remaja dan mahasiswa yang pernah tersandung narkoba, ini dia saran yang bisa kamu pertimbangkan kembali.