Kapolda Kalbar Kunker Ke Sanggau, Ini Rangkaian Agendanya

Terutama teman-teman dari pelaku simulator tadi yang sudah sangat mempersiapkan

Kapolda Kalbar Kunker Ke Sanggau, Ini Rangkaian Agendanya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HENDRI CHORNELIUS
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono saat foto bersama Kapolres Sanggau, Pj Sekda Sanggau, Ketua DPRD Sanggau beserta pejabat lainya dan peserta apel dan simulasi di Kompleks Taman Sabang Merah Sanggau, Jumat (26/7/2019).   

Kapolda Kalbar Kunker Ke Sanggau, Ini Rangkaian Agendanya

SANGGAU -Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono meresmikan Tribun Promoter Polres Sanggau di halaman Mapolres Sanggau, Jumat (26/7/2019). Kapolda juga didampingi beberapa pejabat utama Polda Kalbar. 

Hadir juga Pj Sekda Sanggau, Kukuh Triyatmaka, Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi, Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, Kajari Sanggau, Tengku Firdaus dan Pasiter Kodim 1204/Sanggau, Kapten Inf Eko Presetyo Widodo.

Setelah itu, Kapolda Kalbar menjadi pemimpin Apel Sarpras dan Simulasi penanganan Karhutla tahun 2019 di wilayah Kabupaten Sanggau, di Kompleks Taman Sabang Merah Sanggau.

Kemudian, Kapolda Kalbar menuju Desa Mandiri di Desa Pusat Damai, Kecamatan Parindu dan kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama perumahan bhayangkara residence di Pancur Aji Sanggau. 

Baca: Calon Paskibra Mempawah Hulu Kumpul di Polsek

Baca: Satgas Yonmek 643/Wns Gagalkan Penyelundupan Mobil Mewah Seharga Rp 3 Miliar

Usai Apel dan menyaksikan simulasi pemadaman api, Kapolda menyampaikan tampak sinergitas dari kita semua, dan ini tentunya mengindikasikan bahwa seluruh perangkat-perangkat Kabupaten Sanggau benar-benar sudah siap dalam melakukan langkah-langkah penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Sanggau.

"Kita lihat simulasi ini, Sanggau mudah-mudahan benar-benar siap, integritas, sinergitas, dan semuanya siap. Terutama teman-teman dari pelaku simulator tadi yang sudah sangat mempersiapkan,"katanya.

Kapolda juga meminta seluruh personel satuan tugas (Satgas) kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) untuk mengedepankan pencegahan dan sosialisasi bahaya Karhutla, terutama bagi kesehatan. 

“Pada 2018 tercatat 3600 orang yang terkena ISPA yang umumnya adalah balita, ibu hamil, lansia dan penderita asma. Kasihan mereka, "katanya.

Jendral bintang dua itu juga menjelaskan, kemarin baru saja ia  menerima kedatangan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

“Ibu Menteri menyampaikan kalau ada asap ini, negara tetangga komplain ke Kementerian Luar Negeri. Terutama Singapura, Tidak boleh ada asap. Kalaupun ada, segera harus kita padamkan,”tegas Didi Haryono.

Baca: Pemkab Ketapang Laksanakan Apel Gelar Pasukan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla

Untuk di Kabupaten Sanggau, Kapolda mengaku beberapa tahun terakhir, Sanggau merupakan satu diantara kabupaten penyumbang Karhutla. 

“Hanya dua saja yang nihil Karhutla, Pontianak dan Singkawang. Nomor 1 itu paling banyak Kubu Raya, kemudian diikuti kabupaten-kabupaten lain, Kapuas Hulu, Sanggau, Landak, Sekadau, Sintang, ada semuanya,”pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved