Kejari Mempawah Musnahkan Barang Bukti 500 gram Sabu dan 30 Butir Ekstasi

Kejaksaan Negeri Kabupaten Mempawah memusnahkan barang bukti dan barang rampasan sejak tahun 2018

Kejari Mempawah Musnahkan Barang Bukti 500 gram Sabu dan 30 Butir Ekstasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA'M NURUL ANSHORY
Kepala Kejaksaan Negeri Mempawah, Antoni Setiawan (tengah) saat memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu, Selasa (23/7/2019) kemarin. 

Kejari Mempawah Musnahkan Barang Bukti 500 gram Sabu dan 30 Butir Ekstasi

MEMPAWAH - Kejaksaan Negeri Kabupaten Mempawah memusnahkan barang bukti dan barang rampasan sejak tahun 2018 hingga 2019 yang sudah inkrah sebanyak 273 perkara, diantaranya 500 gram sabu-sabu dan 30 butir pil ekstasi, Selasa (23/7/2019) kemarin.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mempawah, Antoni Setiawan mengatakan dalam pemusnahan barang bukti dan barang rampasan yang mereka lakukan kemarin, itu merupakan hasil tindak pidana sebanyak 273 perkara yang mereka tangani.

"Barang bukti yang kita musnahkan ini untuk perkara serjak dua tahun terakhir ini, sejak 2018 sampai 2019 yang sudah mempunyai hukum tetap dan bisa di eksekusi," ujarnya.

Antoni menjelaskan, pemusnahan yang dikakukan guna melaksanakam putusan pengadilan yang sudah inkrah, dan agar tidak disalah gunakan sebagai tindak pidana lainnya seperti narkotika.

"Khusus narkotika kita musnahkan ada dua jenis yakni sabu dan ekstasi, itu semua sudah kita larutkan dalam air agar tidak digunakan atau di edarkan lagi," katanya.

Untuk barang bukti narkotika, Antoni menjelaskan bahwa yang mereka musnahkan itu adalah sisa dari sampel yang dimusnahkan.

"Jadi sudah ada barang bukti utamanya yang di musnahkan terlebih dahulu, kemudian sisa dari laboratorium ini kita sebut sampel yang sedang di musnahkan," ujarnya.

Total narkotika yang di musnahkan kata Antoni, brutonya mencapai 500 gram lebih nol koma sekian dan pil ekstasi 30 butir.

"Dari semua barang bukti yang kita musnahkan, perkara yang paling banyak adalah terkait keamana dam ketertiban umum (kamtibum), seperti judi, narktoika, sajam, dan sebagainya," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved