Polusi Asap

BREAKING NEWS - Pesawat Pengangkut Jemaah Calon Haji Asal Kalbar Tunda Landing Akibat Polusi Asap

Dari informasi yang diperoleh Tribunpontianak.co.id, pesawat yang direncanakan mengangkut JCH kembali ke Jakarta.

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Marlen Sitinjak

BREAKING NEWS - Polusi Asap Hambat Pemberangkatan Jemaah Calon Haji Asal Kalbar

KUBURAYA - Jamaah Calon Haji (JCH) Kalimantan Barat (Kalbar) memilih meninggalkan Bandara Internasional Supadio Kubu Raya, dan kembali ke Asrama Haji Pontianak, Jumat (19/7/2019) pagi WIB. 

Jamaah memutuskan kembali ke titik kumpul Asrama Haji karena beredar informasi pesawat ‎Sriwijaya yang direncanakan mengangkut mereka ke Embarkasi Batam belum mendarat akibat polusi asap.

Dari informasi yang diperoleh Tribunpontianak.co.id, pesawat yang direncanakan mengangkut JCH kembali ke Jakarta.

Baca: Kabut Asap Mulai Landa Kalbar, Diskes Pontianak Warning Puskesmas

Baca: FOTO: Kabut Asap Mulai Selimuti Udara Kota Pontianak, Berikut Pantauan Drone dari Jalan Ahmad Yani

Seperti diketahui, polusi asap mulai melanda Kalbar khususnya wilayah Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak.

Polusi ini memengaruhi lalu lintas udara dari maupun menuju Bandara Internasional Supadio Kubu Raya.

Jarak Pandang
Jarak Pandang (BMKG)

Bahayakan Penerbangan

Officer In Charge Bandara Internasional Supadio, Sulkarnaini menyampaikan terkait aktivitas penerbangan yang sempat terganggu akibat dampak dari polusi asap di Kubu Raya dan sekitarnya, Jumat (19/7/2019) siang WIB.

"Aktivitas penerbangan yang terdampak akibat polusi asap baru hari ini ya. Hari ini antara jam 7 sampai 8 pagi, itu memang jarak pandangnya di bawah normal. Sehingga membahayakan penerbangan," ujarnya.

Ia menjelaskan ada dua penerbangan yang mengalami keterlambatan, yaitu pesawat SJ 1840 dan pesawat IN239.

Disampaikan pula untuk pesawat SJ1840 mengangkut penumpang umum dari Cengkareng menuju Pontianak.

Kemudian dilanjutkan keberangkatan kembali mengangkut Jemaah Calon Haji (JCH) dari Pontianak menuju Batam.

Pesawat yang mengangkut JCH sempat tertunda sekitar tiga jam.

Namun saat ini sudah berangkat.

"Ada dua penerbangan yang mengalami keterlambatan datang ke Bandara Supadio, yaitu pesawat SJ1840 dari Cengkareng menuju Supadio itu kembali lagi ke bandara asal. Sejatinya dia landing itu di Bandara Supadio itu pukul 07.25. Namun delay dan landing kembali di Pontianak pukul 09:40. Kemudian dilanjutkan keberangkatan pukul 10:20 WIB sudah terbang kembali, dari Pontianak menuju Batam yang memuat rombongan Calon Jemaah Haji," jelasnya.

Selanjutnya untuk pesawat IN239 yang dialihkan ke Palembang, Ia menjelaskan alasan dialihkannya pesawat tersebut lantaran polusi asap pada pagi hari berbahaya bagi penerbangan, yakni berada di bawah 400 feet.

"IN239 itu harusnya landing jam 07:20 tapi dialihkan ke Palembang, karena tadi polusi asap itu di bawah 400 feet, ada awan menggantung," katanya.

Ia menjelaskan untuk saat ini kondisi penerbangan jika dilihat dari pengaruh kabut asap sendiri fluktuatif.

Hanya pada pagi hari sekitar pukul 07.00 hingga 08.30 yang mengalami gangguan cuaca.

Dan hingga siang ini untuk penerbangan berjalan dengan semestinya. 

Jemaah Calon Haji Kalbar: 2.741

Sebanyak 2.741 Jemaah Calon Haji Kalimantan Barat (Kalbar), bersiap untuk diberangkatkan menunaikan ibadah haji musim 2019.

Jemaah Calon Haji dijadwalkan akan bertolak dari Kalbar menuju Batam pada 14 Juli dari Bandara Supadio Pontianak.

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar, Ridwansyah mengatakan, jumlah jemaah haji yang sudah melunasi dan yang akan berangkat dipastikan sebanyak 2.741 orang.

Sementara sebanyak 22 orang tidak melunasi.

"Memang tahun ini ada peningkatan dari sebelumnya jemaah haji Kalbar berjumlah 2.527. Kemudian tahun ini dapat tambahan sebanyak 236, dan kita berikan peluang kepada lanjut usia," ujarnya,  Sabtu (6/7/2019) silam.

Adapun jadwal pemberangkatan Jemaah Calon Haji yakni mulai masuk Asrama Kloter 11 pada 13 Juli.

Kemudian pada 14 Juli jemaah bertolak ke Batam dan pada 15 Juli dari Batam menuju Arab Saudi.

"Kita sudah mempersiapkan semaksimal mungkin, pada Senin ini kita juga akan ada rapat persiapan keberangkatan lebih lanjut," katanya.

Saat ini jemaah tengah fokus mempersiapkan diri terutama untuk menjaga kesehatan.

Proses administrasi juga sudah diselesaikan.

"Kita mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan kemudian membawa perbekalan secukupnya. Karena terkait makanan dan sebagainya sudah dipersiapkan di Arab Saudi. Jadi jemaah tidak usah repot-repot membawa beras dan sebagainya," katanya.

Pihaknya juga mengingatkan agar jemaah dapat menyesuaikan diri dengan cuaca di Arab Saudi.

Saat ini cuaca terpantau cukup panas.

"Jemaah harus menyesuaikan diri. Banyak minum, dan menjaga kesehatan yang paling penting," kata Ridwansyah. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved