Pangsa Pasar Biji Pinang di Luar Negeri Ternyata Cukup Besar, Nilai Ekonominya Tinggi

Joni menyebutkan biji pinang ini biasa dimafaatkan oleh investor untuk diolah menjadi bahan makanan, seperti permen.

Pangsa Pasar Biji Pinang di Luar Negeri Ternyata Cukup Besar, Nilai Ekonominya Tinggi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MIA MONICA
eksportir biji pinang di Kalbar, Joni Effendi 

Pangsa Pasar Biji Pinang di Luar Negeri Ternyata Cukup Besar, Nilai Ekonominya Tinggi

PONTIANAK - Satu diantara eksportir biji pinang di Kalbar, Joni Effendi mengatakan sudah hampir dua tahun dirinya mengekspor biji pinang ke Vietnam, karena menurutnya pangsa pasar di luar negeri untuk komoditas tersebut cukup besar, terutama di Vietnam. 

“Kali ini, saya mengirim satu kontiner biji pinang, dengan total berat sekitar 27 ton dan tingkat kekeringannya kurang lebih 95 persen. Biji pinang itu saya dapatkan dari para petani di Jungkat. Harga biji pinang yang saya beli pun bervariasi, mulai Rp 8 sampai 10 ribu rupiah,” ujar Joni kepada Tribun Pontianak, Kamis (18/7/2019).

Baca: Pengamat Ekonomi Dorong Komuditas Selain Padi Layak Eskpor

Baca: Bos Jepang Nilai Tengkawang, Komoditas Kalbar yang Banyak Diminati Negara Mereka

Joni menyebutkan biji pinang ini biasa dimafaatkan oleh investor untuk diolah menjadi bahan makanan, seperti permen. 

“Rencananya saya akan mencoba melebarkan pangsa pasar ke negara lain, salah satunya India karena saya rasa cukup potensial, terus juga karena sekarang perizinan dan lainnya sudah dimudahkan untuk ekspor,” pungkasnya.

Penulis: Mia Monica
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved