Polisi Tangkap Terduga Pengedar Narkoba Saat Terlelap di Rumah Warga

Serta meminta petunjuk dan arahan dari pimpinan untuk melakukan tindaklanjut informasi.

Polisi Tangkap Terduga Pengedar Narkoba Saat Terlelap di Rumah Warga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pengedar narkoba saat diamankan anggota Polsek Menjalin 

Polisi Tangkap Terduga Pengedar Narkoba Saat Terlelap di Rumah Warga

LANDAK - Anggota Polsek Menjalin, Brigadir Oktavianto berhasil mengungkap peredaran penyalahgunaan narkoba di sebuah rumah warga yang berada di daerah desa binaannya, Senin (15/72019) siang.

Pengungkapan peredaran penyalahgunaan narkoba tersebut, bermula dari laporan informasi masyarakat pada saat melaksanakan kegiatan rutin petugas bhabinkamtibmas yaitu Door to Door System (DDS).

Setelah mendapatkan informasi tersebut, Brigadir Oktavianto melaporkan dan menyampaikan hasil kegiatan DDSnya tersebut kepada Kapolsek Menjalin. Serta meminta petunjuk dan arahan dari pimpinan untuk melakukan tindaklanjut informasi.

Kapolsek Menjalin, Iptu Teguh Pambudi usai menerima laporan dari anggota bhabinkamtibmas langsung memanggilnya ke ruangannya untuk menyusun cara bertindak saat penangkapan seseorang yang diduga pelaku pengedar barang haram tersebut.

Baca: Mgr.  Agustinus Agus: Mau Berbuat Baik Pun Kita Harus Minta Pimpinan Tuhan

Baca: Bupati Minta Masyarakat Kapuas Hulu Doakan Calhaj

Kemudian Kapolsek Menjalin dan Bhabinkamtibmas langsung mendatangi rumah warga yaitu Seselius yang terletak berdekatan dengan jembatan Pasar Menjalin di Dusun Menjalin Hilir, Desa Menjalin, Kecamatan Menjalin sekitar pukul 11.45 WIB.

Bhabinkamtibmas dan Kapolsek yang tidak mengenali seseorang yang diduga pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut, dan langsung membangunkan pelaku yang sedang tidur nyenyak di atas kasur ruang keluarga.

Didampinggi Kapolsek dengan posisi siaga, yaitu tangan menggengam senpi dan ditemani seorang tetangga sekaligus tokoh maayarakat setempat yakni Paulus.

Bhabinkamtibmas Desa Menjalin, Brigadir Oktavianto menerangka, saat itu kondisi rumah saat itu dalam keadaan sepi. Pemilik rumah tidak berada di rumah, hanya anaknya yang duduk diteras rumah.

"Kemudian kami permisi masuk ke dalam rumah untuk memastikan orang yang diduga pelaku tersebut, ketika masuk ke rumah didapati sedang tidur di ruang keluarga," cerita Okta.

Halaman
12
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved