Pemangku Adat Istana Alwatzikoebillah Sambas Sambut Kunjungan Gubernur, Paparkan Hal Berikut

Kerajaan Sambas juga masih memiliki beberapa peninggalan yang masih di rasakan oleh masyarakat hingga saat ini.

Pemangku Adat Istana Alwatzikoebillah Sambas Sambut Kunjungan Gubernur, Paparkan Hal Berikut
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Penyambutan kedatangan rombongan Gubernur Kalimantan Barat, di Istana Alwazitkubillah Sambas, Selasa (16/7/2019) 

Pemangku Adat Istana Alwatzikoebillah Sambas Sambut Kunjungan Gubernur, Paparkan Hal Berikut 

SAMBAS - Rombongan Gubernur Kalimantan Barat H Sutarmidji, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Herman Asaribab, dan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono, mengunjungi Istana Alwatzikoebillah Sambas, Selasa (16/7/2019).

Di kesempatan itu, Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, Wakil bupati Sambas Hj Hairiah dan wakil DPRD Kabupaten Sambas Misni Safari turut serta mendampingi rombongan di keraton Sambas,  disambut hangat oleh kerabat kesultanan Sambas.

Dikesempatan itu, Pemangku Adat Istana Alwatzikoebillah Sambas, Uray Riza Fahmi menyampaikan suka citanya atas kehadiran Pemerintah Provinsi dan rombongan ke istana Sambas. 

Ia pun mengucapkan selamat datang kepada rombongan forkompinda Provinsi Kalbar ke kesulatan Sambas.

Baca: Datang ke Sambas, Gubernur Kalbar Sampaikan Sejumlah Program Pembanggunan

Baca: Datang ke Sambas, Polda Kalbar Paparkan Kondisi Keamanan di Perbatasan

Pemangku adat istana Sambas itu mengatakan, jika Kesultanan Sambas juga masih memiliki beberapa peninggalan yang masih di rasakan oleh masyarakat hingga saat ini. 

Salah satu diantaranya adalah, Jembatan Asam, dan Jembatan Batu yang ada di Pusat Kota Sambas.

"Istana ini merupakan peninggalan kerajaan kabupaten Sambas, masih banyak peninggalan kerajaan Sambas seperti geratak (jembatan) asam dan batu yang usianya sudah mencapai 80 tahun," ungkapnya.

Baca: Gubernur Kalbar dan Rombongan Kunjungi Keraton Sambas

Baca: Sambas Masuki Usia 388, Mahasiswa Minta Tingkatkan Layanan Pelayanan Publik

Paman dari pangeran ratu Muhammad Tarhan itu mengungkapkan. Jika dilihat dari segi umur dan bangunan istana Alwazitkubillah Sambas, Saat ini iya katakan, ini memang sudah perlu untuk diperbaiki.

"Istana Alwatzikoebillah ini memang sangat perlu diperbaiki. Kita berharap kedepan Pemkab Sambas dan Provinsi bisa membantu istana ini, karena istana ini merupakan salah satu cagar budaya yang harus dilestarikan," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved