Pemkab Sekadau Ajak Semua Pihak Jaga Kearifan Lokal

Kadisporapar Kabupaten Sekadau, Paulus Misi menilai potensi wisata di Kabupaten Sekadau cukup beragama. Tentunya untuk mengembangkan potensi

Pemkab Sekadau Ajak Semua Pihak Jaga Kearifan Lokal
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Pementasan tari tradisi dan kreasi yang bertajuk absolute borneo 4 dari sanggar Borneo Tarigas (Neotar) Kids Pontianak di Taman Budaya Kalimantan Barat, Jalan A Yani,Pontianak,Minggu (15/4/2018). Pertunjukan ini berupaya untuk mendekatkan anak-anak dengan aktivitas yang positif terutama dengan kegiatan seni dan kearifan lokal, khususnya dibidang seni tari. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Pemkab Sekadau Ajak Semua Pihak Jaga Kearifan Lokal

SEKADAU - Kadisporapar Kabupaten Sekadau, Paulus Misi menilai potensi wisata di Kabupaten Sekadau cukup beragama. Tentunya untuk mengembangkan potensi tersebut menurut dia perlu dukungan berbagai pihak.

"Potensi wisata kita ini sangat banyak, baik dari budaya, alam dan lainnya, tidak kalah penting juga kearifan lokal yang ada di Kabupaten Sekadau ini," ujarnya.

Ia mengatakan kearifan lokal di Kabupaten Sekadau cukup banyak dan beragam, mulai dari seni budaya, tradisi hingga kuliner. Budaya yang menjadi kearifan lokal Kabupaten Sekadau itu tentunya menurut dia menjadi kekayaan dan khazanah budaya.

"Pemkab Sekadau mengajak semua pihak untuk bersama-sama bersinergitas dalam menjaga kearifan lokal. Seni dan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh Sekadau juga menjadi kearifan lokal yang perlu dijaga kelestariannya," katanya.

Baca: Kuasa Hukum Pengadu Bawaslu Kayong Utara Ungkap Kliennya Takut Akibat Diintervensi

Baca: Ketua Fraksi PKS Sambas: Operasional RS Pratama Dekatkan Pelayanan Kesehatan Untuk Masyarakat

Baca: Hari Bhayangkara Ke-73, Polres Sanggau Berikan SIM Gratis ke Warga Penyandang Difable

Maka menurut dia jika semua itu dilakukan secara sinergis bersama semua pihak tentunya khazanah budaya yang ada terus terjaga.

"Bahkan hal itu bisa menjadi kekuatan ekonomi bisa menjadi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan," katanya.

Untuk itu ia menilai perlu sinergitas seluruh elemen masyarakat termasuk pihak swasta. "Sebab tanpa dukungan semua pihak tentunya kekayaan budaya yang ada sulit dijaga," lanjutnya.

Misi mengatakan salah satu yang rutin dilakukan setiap tahunnya dalam menjaga khazanah budaya, diantaranya gawai dayak.

"Gawai dayak ini tentunya dapat mendatangkan pengunjung yang bisa berdampak pada perekonomian masyarakat," pungkasnya

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved