Breaking News:

Sidang Paripurna PU DPRD Kota Pontianak, Seluruh Anggota Fraksi Partai Gerindra Tak Hadir

Dari total 45 Kursi DPRD Kota Pontianak, berdasarkan absensi kehadiran hanya 23 Anggota Dewan yang hadir dalam persidangan, sisanya tidak hadir

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
ILUSTRASI / Sejumlah anggota DPRD Kota Pontianak saat menghadiri rapat paripurna ke-4 masa persidangan III tahun 2018-2019 DPRD Kota Pontianak di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Rabu (12/6/2019). Rapat ini beragendakan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Pontianak Terhadap Raperda Kota Pontianak Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Pontianak tahun 2020-2024. 

Sidang Paripurna PU DPRD Kota Pontianak, Seluruh Anggota Fraksi Partai Gerindra Tak Hadir

PONTIANAK - Seluruh Anggota Fraksi Partai Gerindra di DPRD Kota Pontianak 'bolos' pada sidang paripurna DPRD pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap LKPJ Pemerintah Kota Pontianak tahun 2018. Senin (8/7/2019)

Fraksi Partai Gerindra satu-satunya yang tak menyampaikan pandangan umum fraksi lantaran tidak ada satupun anggotanya yang hadir ikut bersidang.

Terkait Hal itu, Sebagai Pimpinan Sidang dan Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Heri Mustamin mengatakan pihaknya sudah berulang kali untuk hadir dalam setiap agenda persidangan termasuk pada agenda pandangan umum fraksi.

"Kita sudah selalu mengingatkan hal itu, hingga saat ini sudah ada dua fraksi yang pernah tidak hadir pada paripurna pandangan umum fraksi," ujarnya. 

Baca: Prabowo Berpotensi Maju Pilpres 2024, Gerindra Siap Dorong! Golkar Belum Bicara Soal Airlangga

Baca: Gelar Pembahasan, Gerindra Persiapkan Diri Hadapi Pilkada 2020

Ia juga mengatakan tidak mengetahui apa alasan para anggota DPRD Kota Pontianak banyak yang tidak hadir bersidang.

Namun, memang diakuinya sebelumnya terdapat perjalanan dinas ke luar kota. Besar kemungkinan karena tidak dapat tiket pesawat untuk pulang ke Pontianak.

"Kita juga mengingatkan kepada bagian persidangan untuk mengkoordinasikan dan mengingatkan para anggota dewan. Karena sudah ada satu fraksi telah dua kali tidak hadir pada sidang pandangan umum fraksi," ujarnya.

Ia menegaskan bukan dalam kapasitas mengkritisi fraksi lain, kehadiran dalam Sidang paripurna pandangan umum merupakan hak dari fraksi. Namun kehadiran itu merupakan suatu kewajiban yang harus ditunaikan.

"Kami sebagai pimpinan hanya mengimbau jelang masa akhir jabatan ini agar tetap semangat dan jangan kendor. Karena pengabdian kita ini sampai bulan September mendatang," ujarnya.

Baca: Tak Seperti Demokrat, Politisi Nasdem: Gerindra, PAN dan PKS Tidak Menguntungkan Berada di Kabinet

Baca: Gerindra Belum Putuskan Tetap Oposisi atau Koalisi ke Pemerintah, PAN Tunggu Putusan Sidang MK

"Kita ini digaji oleh negara dari uang rakyat. Sehingga kita wajib untuk melakukan pertanggung jawaban dengan menunaikan kinerja dengan sebaik-baiknya," ujarnya.

Dari total 45 Kursi DPRD Kota Pontianak, berdasarkan absensi kehadiran hanya 23 Anggota Dewan yang hadir dalam persidangan sementara sisanya tidak hadir.

Heri Mustamin mengatakan pihaknya juga biasa menyampaikan imbauan-imbaun kepada para anggota dewan untuk disiplin dalam bersidang. Bahkan menurutnya setiap kali agenda sidang paripurna berlangsung perwakilan OPD dan fokopimda lebih disiplin dan lebih banyak yang hadir.

"Hal seperti itu harusnya membuat kita merasa tersindirlah dan merasa malu lah. Tapi kita tidak ingin menyinggung fraksi lain. Akan tetapi kalau dari fraksi golkar kedepan jangan sampai seperti ini," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved