adv
Kampanye Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, Tingkatkan Pengawasan Keamanan Pangan
Pengawalan terhadap pasar-pasar yang telah diintervensi program pasar aman dari bahan berbahaya terus dilakukan oleh BBPOM di Pontianak
Kampanye Pasar Aman dari Bahan Berbahaya, Tingkatkan Pengawasan Keamanan Pangan
PONTIANAK - Pengawalan terhadap pasar-pasar yang telah diintervensi program pasar aman dari bahan berbahaya terus dilakukan oleh BBPOM di Pontianak.
Kampanye sebagai salah satu bentuk pengawalan program tersebut digelar di Pasar Bahari Singkawang, Jumat (5/7).
Tim BBPOM di Pontianak yang dipimpin oleh Kabid Informasi dan Komunikasi Drs. Benhard Napitupulu, Apt menggelar kampanye di pasar tersebut bersama Disperindagkop dan UKM serta UPT Metrologi Legal dan Pasar Kota Singkawang.

Masyarakat nampak memadati lapak informasi dan petugas dengan sigap dalam memberikan informasi serta kiat-kiat memilih produk yang aman untuk dikonsumsi.
Baca: FOTO: Dentuman Meriam Sebanyak 25 Kali Tandai Penutupan STQ Nasional XXV Kalbar
Baca: Terbukti Dokumen Nikahnya Tak Palsu, Hilda Vitria & Kriss Hatta Kini Masih Syah Jadi Suami Istri
Baca: Jadwal Siaran Langsung Kualifikasi MotoGP Jerman 2019, Live Streaming Trans7 Mulai Jam 17.35 WIB
Selain kampanye BBPOM di Pontianak juga menyerahkan paket rapid test kit yang diterima oleh Kabid Perdagangan Iriyani Masyudi untuk digunakan pada saat sampling dan pengujian pangan yang dijual di Pasar Bahari Singkawang. Hal serupa juga telah dilakukan sebelumnya di Kabupaten Mempawah, Kamis (4/7).


Kepala UPT Pasar Sebukit Rama Mempawah Simpeniyati menerima secara langsung paket rapid test kit tersebut.
Kepala BBPOM di Pontianak Dra. Susan Gracia Arpan, Apt., M.Si berharap melalui kampanye dan penyerahan rapid test kit kepada pasar-pasar yang telah mendapat intervensi pada tahun-tahun sebelumnya ini dapat meningkatkan pengawasan pangan khususnya menjadikan pasar aman dari bahan berbahaya yang sering disalahgunakan pada pangan.