TRIBUNWIKI

TRIBUNWIKI: Program Jaminan Hari Tua, Ini Loh Manfaatnya!

Kepesertaan BPJS Ketegakerjaan bersifat wajib sesuai penahapan kepesertaan. Kepesertaan terbagi menjadi dua, pertama penerima upah dan mandiri

TRIBUNWIKI: Program Jaminan Hari Tua, Ini Loh Manfaatnya!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Driver Gojek berfoto bersama usai melakukan registrasi kepesertaan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu 

TRIBUNWIKI: Program Jaminan Hari Tua, Ini Loh Manfaatnya!

PONTIANAK - Program Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan salah satu program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang membantu merencanakan hari tua yang lebih baik.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri merupakan program publik yang memberikan perlindungan bagi tenaga kerja untuk mengatasi risiko sosial ekonomi tertentu dan penyelenggaraannya menggunakan mekanisme asuransi sosial.

Kepesertaan BPJS Ketegakerjaan bersifat wajib sesuai penahapan kepesertaan. Kepesertaan terbagi menjadi dua, pertama penerima upah selain penyelenggara negara. Kepesertaan penerima upah mencakup semua pekerja baik yang bekerja pada perusahaan dan perseorangan, serta orang asing yang bekerja di Indonesia lebih dari 6 bulan.

Kepesertaan kedua, adalah kepesertaan bukan penerima upah atau mandiri. Mencakup Pemberi kerja, pekerja di luar hubungan kerja/mandiri dan pekerja bukan penerima upah selain poin 2. Pekerja bukan penerima upah selain pekerja di luar hubungan kerja/mandiri.

Baca: TERPOPULER - Bus Terbalik Lamandau, Jungkook BTS, hingga Nikita Mirzani Bongkar Pernikahan Syahrini

Baca: Deretan Momen Idola K-Pop Berkarakter Tsundere Tunjukkan Kepedulian pada Orang Lain, Bikin Meleleh!

Baca: Buka Acara FKUB di Kabupaten Kapuas Hulu, Wabup: Kerukunan Umat Beragama Sangat Penting

Jika pengusaha mempunyai lebih dari satu perusahaan, masing-masing wajib terdaftar. Peserta yang bekerja di lebih dari satu perusahaan, masing-masing wajib didaftarkan sesuai penahapan kepesertaan.

Bagi peserta penerima upah, kepesertaan didaftarkan melalui perusahaan. Jika perusahaan lalai, pekerja dapat mendaftarkan dirinya sendiri dengan melampirkan :

*Perjanjian kerja atau bukti lain sebagai pekerja
*Kartu Tanda Penduduk
*Kartu Keluarga

Sementara untuk kepesertaan mandiri, peserta dapat mendaftarkan dirinya kepada BPJS Ketenagakerjaan sesuai penahapan baik sendiri-sendiri ke cabang BJPS Ketenagakerjaan terdekat.

Jika yang bersangkutan pindah perusahaan, wajib meneruskan kepesertaan dengan menginformasikan kepesertaan JHT-nya yang lama ke perusahaan yang baru.

Halaman
12
Penulis: Maskartini
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved