Pasca Evaluasi TBA, Pemerintah Kembali Ambil Kebijakan Konkret Turunkan Tiket Pesawat

Kenaikan harga tiket pesawat sejak bulan November 2018 memang mempengaruhi jumlah penumpang angkutan udara domestik.

Pasca Evaluasi TBA, Pemerintah Kembali Ambil Kebijakan Konkret Turunkan Tiket Pesawat
ISTIMEWA
Narasumber Konferensi Pers tentang Evaluasi Kebijakan Penurunan Tarif Tiket Pesawat, 01 Juli 2019 

Pasca Evaluasi TBA, Pemerintah Kembali Ambil Kebijakan Konkret Turunkan Tarif Tiket Pesawat

JAKARTA - Pemerintah kembali mengevaluasi penurunan Tarif Batas Atas (TBA) harga tiket pesawat setelah pada tanggal 20 Juni 2019 ditetapkan 3 (tiga) kebijakan terkait penurunan tarif angkutan Udara. 

“Sejak diputuskannya rencana penurunan tarif LCC pada Rakor tanggal 20 Juni 2019, rata-rata harga tiket pesawat maskapai Lion Air terhadap TBA turun dari 54,2% menjadi 42,7%, atau secara persentase penurunan harga tiketnya mencapai 11%,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono dalam Konferensi Pers usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai Evaluasi Kebijakan Penurunan Tarif Angkutan Udara, sebagaimana rilis yang diterima www.tribunpontianak.co.id, Selasa (2/7/2019), di Jakarta.

Dengan nilai tarif Lion Air yang telah mencapai 42,7% dari TBA dan Air Asia yang mencapai 38,3% dari TBA, dapat disimpulkan bahwa harga tiket pesawat maskapai LCC kelas ekonomi yang melayani penerbangan domestik di Indonesia dapat bergerak dibawah 50% TBA.

Baca: Harga Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Beralih ke Transfortasi Laut dan Darat

Baca: Harga Tiket Pesawat Mahal, Peluang Besar Bagi Transportasi Laut dan Darat

Kenaikan harga tiket pesawat sejak bulan November 2018 memang mempengaruhi jumlah penumpang angkutan udara domestik.

Tercatat, Jumlah penumpang angkutan udara domestik Januari–Mei 2019 mencapai 29,4 juta orang atau turun 21,33 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 37,4 juta orang. 

“Jumlah penumpang terbesar tercatat di Soekarno Hatta-Jakarta mencapai 7,2 juta orang atau 24,50 persen dari keseluruhan penumpang domestik, diikuti Juanda-Surabaya 2,3 juta orang atau 7,94 persen,” terang Susiwijono.

Untuk itu, dalam rakor evaluasi TBA ini, Pemerintah bersama seluruh pihak terkait merumuskan kebijakan sebagai berikut:

Baca: Tiket Pesawat Mahal, Ini Respon Ketua DPD ASITA Kalbar

Baca: Saat Harga Tiket Pesawat Tinggi, Ternyata Ada Pilihan Mudik Murah Hanya Rp 102 Ribu Kaltim-Jogja

1. Untuk menjamin ketersediaan penerbangan murah bagi masyarakat, pemerintah akan menyediakan penerbangan murah. 

a. Setiap selasa, kamis, dan sabtu 

Halaman
12
Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved