adv

Agus Tukang Tambal Ban Keliling ini Bersyukur Milik Kartu JKN-KIS

Agus sapaan akrab pria berusia 35 tahun ini. Saat ditemui oleh Tim Jamkesnews pada hari Minggu (23/6), ia sedang mengganti ban

Agus Tukang Tambal Ban Keliling ini Bersyukur Milik Kartu JKN-KIS
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bang Agus Tukang Tambal Ban Keliling ini Bersyukur Milik Kartu JKN-KIS 

Agus Tukang Tambal Ban Keliling ini Bersyukur Milik Kartu JKN-KIS

PONTIANAK – Bang Agus sapaan akrab pria berusia 35 tahun ini. Saat ditemui oleh Tim Jamkesnews pada hari Minggu (23/6), ia sedang mengganti ban pelanggannya di tepi jalan Sungai Raya Dalam, Kota Pontianak.

Tambal Ban keliling memang profesi yang digelutinya sejak tahun 2013 silam.

Bang Agus mengaku senang menggeluti pekerjaannya, suka duka kerap mewarnai perjalanannya. Tim Jamkesnews sengaja membuat janji untuk bertemu bang Agus agar dapat menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS. Dengan wajah antusias bang Agus menceritakan.

“Jadi Tukang Tambal ban keliling itu banyak suka dan dukanya, pernah saya di hubungi sama orang yang katanya mau tambal ban motor, saat sampai di TKP orang yang pesan tidak ada. Padahal saya sudah jauh-jauh memenuhi permintaannya. Belum lagi jika pergi bekerja saya sering meninggalkan anak dan isteri dirumah. Apalagi kalau anak sedang sakit, sering kali saya khawatir menginggalkan mereka dirumah. Tapi semenjak memiliki Kartu JKN-KIS yang diberikan pemerintah saya menjadi lebih tenang bekerja,” tutur Agus.

Baca: Pemkab Kubu Raya Mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke -73

Baca: Kapolda Kalbar: Saya Punya Beban Moral untuk Berikan Rasa Aman di Kalbar

Baca: Prediksi Cuaca di Kapuas Hulu Senin (1/7/2019)

Agus memiliki 3 orang anak yang masih kecil, pernah suatu ketika anak ketiganya yang berusia 8 bulan demam tinggi hingga kejang. Beruntung saat itu Agus masih belum turun bekerja, dengan kepanikan ia dan isteri langsung membawa anaknya ke rumah sakit. Alhamdullilah anaknya diberikan penanganan yang cepat oleh pihak Rumah Sakit.

“Waktu itu anak saya tiba-tiba kejang saat badannya panas tinggi, saya dengan isteri begitu panik, tanpa pikir panjang saya dan isteri membawa anak kami ke Rumah Sakit Yarsi Kota Pontianak. Sampai di UGD (Unit Gawat Darurat) anak saya langsung diperiksa dokter. Alhamdullilah setelah ditangani dan dirawat selama satu minggu anak saya sembuh. Ternyata anak saya terkena demam berdarah,” cerita bang Agus.

Agus bersyukur saat anaknya terkena demam berdarah dan harus dirawat di rumah sakit selama satu minggu, ia tidak perlu mengeluarkan biaya sedikitpun menggunakan Kartu JKN-KIS. Sebagai tukang tambal ban keliling penghasilan yang diperolehnya tak seberapa dan tak dapat diprediksi. Namun semua dilakukannya dengan penuh perjuangan dan keikhlasan.

Agus yakin pekerjaan apapun yang digeluti asalkan halal, maka Tuhan akan selalu memberikan kemudahan. Tak lupa Agus mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikannya Kartu JKN-KIS sekeluarga. Dengan kartu JKN-KIS Agus menjadi lebih tenang menjalankan profesinya.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved