adv

Polres Sambas Miliki Tiga Program Prioritas yang Senantiasa Dilakukan

Dalam Rangka mewujudkan pelayanan yang prima, Polres Sambas, memiliki tiga program prioritas yang senantiasa dilakukan

Polres Sambas Miliki Tiga Program Prioritas yang Senantiasa Dilakukan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra, saat di temui di ruang kerjanya. 

Polres Sambas Miliki Tiga Program Prioritas yang Senantiasa Dilakukan

SAMBAS - Dalam Rangka mewujudkan pelayanan yang prima, Polres Sambas, memiliki tiga program prioritas yang senantiasa dilakukan oleh seluruh jajaran Polres Sambas, Sabtu (29/6/2019).

Saat ditemui, Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra mengungkapkan, ada tiga program yang menjadi prioritas di wilayahnya.

Ketiga program tersebut adalah Belajar Al-Qur'an polisi dan masyarakat (Bela Polmas), Pra Ujian Praktek SIM, dan pemberdayaan Disabilitas.

"Yang pertama adalah Bela Polmas,
Secara keseluruhan ada 300 anak didik, dan sudah ada. Dan juga sudah ada yang mendapatkan paket A, B dan C," ujarnya, Sabtu (29/6/20119).

Selanjutnya, ada program Pra Ujian Praktek SIM, yang di lakukan di seluruh Polsek di Kabupaten Sambas.

"Untuk program itu, Pra Ujian Praktek SIM, baik secara praktek maupun secara tertulis itu dilaksanakan di Polsek-Polsek. Karena yang jauh dalam hal ini seperti Selakau, Tebas, Paloh Sajingan, kan jadi bisa ringan," katanya.

Baca: Live Streaming MotoGP Belanda 2019! Absen MotoGP Assen, Lorenzo: Saya Merindukan Assen & Sachsenring

Baca: Transera Hotel Pontianak Sediakan Beragam Fasilitas Bagi Tamu STQ

Baca: VIDEO: Gubernur Tinjau Stand Kerajinan STQ

"Jadi sebelum masyarakat datang untuk mengikuti ujian pengambilan SIM di Polres, itu dilatih dulu di masing-masing Polsek. Dengan harapan bahwa mereka itu datang ke Polres satu kali sudah langsung lulus dan langsung dapat SIM," tuturnya.

Ia mengungkapkan, selama ini masyarakat yang datang dari jauh-jauh mengeluhkan. Bahwa mereka sudah sampai di Polres terus ujian dan tidak lulus dan harus pulang lagi mengulang tes kembali.

"Kasihan mereka sudah buang waktu, Sudah buang biaya jauh dari rumah jaraknya. Jadi kita ingin untuk memangkas hal seperti itu, maka kita berikan pelatihan praktek dan teori di masing-masing Polsek," jelasnya.

Sedangkan program yang ketiga adalah pemberian tali asih bagi penyandang Disabilitas di Kabupaten Sambas.

Menurutnya, sampai dengan saat ini sudah kurang lebih 60 buah kursi roda yang di bagikan kepada para penyandang Disabilitas di Kabupaten Sambas.

"Ini untuk membantu anak-anak kita yang cacat dan kurang mampu membeli kursi roda. Dan itu sudah diberikan, kurang lebih ada 60 kursi roda yang kita bagikan ke para penyandang Disabilitas di Sambas," ungkapnya.

Ia menjelaskan, meski sudah membagikan kurang lebih 60 kursi roda. Ternyata itu baru kurang lebih 20 persen dari penyandang Disabilitas di Sambas yang menerimanya.

"Dari hasil data yang masuk bahwa jumlah penderita difabel di Kabupaten Sambas itu ada 300 Orang lebih anak-anak yang menyandang Disabilitas. Jadi masih perlu banyak, kedepan program ini akan tetap kita lanjutkan," tuturnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved