PHRI Kalbar: Bisnis Pariwisata sedang Terganggu

Pontianak harus bisa mengemas distinasi-destinasi tujuan wisata yang sudah ada. Serta menciptakan destinasi-destinasi yang saat ini belum ada

PHRI Kalbar: Bisnis Pariwisata sedang Terganggu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YouTube
Yuliardi Qamal 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Mia Monica

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Yuliardi Qamal mengatakan bisnis pariwisata di Indonesia saat ini sedang terganggu, termasuk di Kota Pontianak maupun Kalimantan Barat.

Hal ini dikarenakan adanya kenaikan harga tiket pesawat yang cukup tinggi. "Bisnis pariwisata di Kota Pontianak, di Kalbar maupun secara merata di Indonesia terganggu karena harga tiket pesawat yang cukup tinggi," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Sabtu (29/6/2019).

Ia pun menilai saat ini Kalbar masih kurang dalam hal penyelenggaraan event nasional maupun internasional. Padahal event akan sangat mendukung berkembangnya bisnis di bidang pariwisata.

"Yang perlu dibenahi itu, pertama buat dulu harga tiket pesawat stabil, dengan harga yang cukup kompetitif. Karena pilihan tamu datang dengan alat transportasi yang lain, pembandingnya terlalu jauh berbeda (kapal laut), memakan waktu yang cukup lama sehingga tidak efisien," jelasnya.

Selain itu menurutnya, Pontianak harus bisa mengemas distinasi-destinasi tujuan wisata yang sudah ada. Serta menciptakan destinasi-destinasi yang saat ini belum ada.

Yuliardi mengatakan, kamar hotel yang ada di Pontianak sudah cukup memadai untuk mendukung event skala besar. "Kami sampai saat ini sudah mempunyai kurang lebih 4.500 kamar," katanya.

"Kami berharap agar lebih diperbanyak event-event nasional maupun internasional yang di adakan di Kota Pontianak khususnya dan Kalbar pada umumnya. Karena untuk kami yang bergerak di bidang bisnis akomodasi atau hotel, sudah siap menerima tamu-tamu yang datang ke kota ini," katanya.

Ketua DPD Asita Kalbar, Nugroho Henray Ekasaputra, mengatakan setiap ada event nasional di Kalimantan Barat maka pariwisata daerah pun pasti meningkat. "Kita harapkan Kalbar lebih sering menjadi tuan rumah dalam event nasional atau pun internasional," ujarnya.

Namun ia mengatakan, agar pihak penyelenggara tertarik untuk membuat event di Kalbar, daerah ini harus membangun atau meningkatkan destinasi wisatanya.

"Destinasi wisata di sekitar Pontianak-Kalbar itu harus dibangun dan ditingkatkan lagi keberagamannya, agar orang-orang lebih tertarik lagi untuk ke sini," katanya.

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved