Pemkot Pasang Tapping Box di Resto dan Hotel

Pemkot Pontianak berkomitmen mengoptimalkan dan memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak restoran dan perhotelan

Pemkot Pasang Tapping Box di Resto dan Hotel
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Tim IT Pasang Alat Tapping Box di Pondok Ale Ale Pontianak, Sabtu (29/6/2019) 

Pemkot Pasang Tapping Box di Resto dan Hotel

PONTIANAK - Pemkot Pontianak berkomitmen mengoptimalkan dan memaksimalkan potensi pendapatan dari sektor pajak restoran dan perhotelan di Kota Pontianak.

Salah satu langkah yang dilakukan pemkot melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak memasang tapping box untuk memantau transaksi harian sejumlah titik usaha restoran dan hotel di Kota Pontianak.

BKD Kota Pontianak bersama dengan Bank Kalbar dan Tim IT dari PT Collega secara perdana memasang tapping box di Restoran Pondok Ale-Ale Jln Sutoyo, Hotel Grand, Jly Dessert, Tofu, Bioskop XXI dan Amazon.

Sekretaris BKD Kota Pontianak, Yaya Maulidia menjelaskan, pemasangan yang dilakukan pihaknya ini merupakan pertama kalinya sejak dilakukannya kerjasama dengan Bank Kalbar beberapa waktu lalu.

Baca: Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Sabuk Bersama Warga Bersihkan Ruas Jalan dan Jembatan

Baca: Pelaksanaan Program Unggulan Polres Kayong Utara

Baca: Hasil Drawing Indonesia Open 2019: Marcus/Kevin Hadapi Laga Ulangan, Jonatan Christie Vs Rasmus

Ia memparkan sepanjang tahun 2019 ini ditargetkan terdapat 50 Wajib Pajak yang merupakan pelaku usaha hotel, restoran dan tempat hiburan akan dipasang alat tapping box untuk monitoring transaksi harian para pelaku usaha tersebut.

“Tahun ini pemasangan alat ditargetkan sebanyak 50 unit alat monitoring transaksi WP terpasang. Dari 50 unit alat, 35 diantaranya merupakan bagian dari kerjasama dengan Bank Kalbar, sementara sisanya akan disediakan melalui anggaran BKD Kota Pontianak,” ujarnya Sabtu (29/6/2019)

Ia menjelaskan untuk tahap awal akan di pasan enam alat dulu karena pemasangan alat tersebut memang memakan waktu, sebagai ujicoba pihaknya telah prioritaskan terhadap enam WP dulu. Kemudian yang lainnya akan menyusul hingga 35 alat terpasang yang tersebar di sejumlah titik di Kota Pontianak.

Yaya menceritakan pihaaknya bersaa dengan tim sudah melakukan survei terhadap sejumlah WP dari target 50 WP dan menentukan titik yang akan dipasang tapping box pada tahap pertama.

 "Dengan adanya alat ini akan memudahkan kami dalam mengevaluasi pelaporan pajak dari WP," sebutnya.

Yaya menambahkan, sejauh ini dari 50 WP yang sudah diundang untuk rencana pemasangan alat monitoring transaksi, tidak ada penolakan atau keberatan terhadap kebijakan ini, ia juga menilai para wajib pajak di kota Pontianak selama ini cukup kooperatif dalam membayar pajak.

“Prinsipnya, mereka sangat mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk pemasangan alat tersebut. Mereka yang sudah dipasang alat tapping box maupun i-POS harus sudah memungut pajak 10 persen dari setiap transaksi," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved