Breaking News:

Peringati Hari Hutan Sedunia, Yayasan Palung dan Relawan Rebonk Tanam Mangrove

memperingati Hari Hutan Sedunia, Yayasan Palung dan Relawan Rebonk laksanakan penanaman mangrove di Pantai Pasir Mayang

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Maskartini
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Yayasan Palung dan Relawan Rebonk serta anak-anak dari Sispala di Kayong Utara saat melaksanakan penanaman mangrove dalam memperingati Hari Hutan Sedunia 2019. 

Peringati Hari Hutan Sedunia, Yayasan Palung dan Relawan Rebonk Tanam Mangrove

Citizen Reporter Media Relation Yayasan Palung, Petrus Kanisius

KETAPANG - Dalam memperingati Hari Hutan Sedunia, Yayasan Palung dan Relawan Rebonk laksanakan penanaman mangrove di Pantai Pasir Mayang, Sabtu (22/06/2019).

Menjelang pukul 07.00 Wib tiba, beberapa relawan terlihat sibuk menyiapkan bibit-bibit mangrove yang akan mereka tanam. Setelah menyiapkan bibit, mereka langsung menuju lokasi penanaman di pantai Pasir Mayang, Desa Pampang Harapan, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Kebetulan, pada Sabtu 22 Juni kemarin, diperingati sebagai Hari Hutan Sedunia.

Yayasan Palung dan para Relawan Rebonk juga didukung oleh rekan-rekan Sispala yang ada di Kabupaten Kayong Utara saat melakukan penanaman mangrove.

Baca: BREAKING NEWS - Pengendara Wanita Tewas Terlindas Truk di Jalan A Yani Pontianak

Baca: Kalbar 24 Jam - Aksi Driver Ojol Ringkus Jambret, Perahu Tenggelam Sungai Landak, hingga Vandalisme

Baca: Berkontribusi Dorong Perekonomian, PLN Kalbar Berhasil Tingkatkan Penjualan Listrik 9,32 %

Adapun teman-teman Sispala yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penaman mangrove antara lain, Sispala Land, Sispala Ganasanda, Sispala Grepala, Sispala Tapal dan Sispala Cagar Sispasi.

Saat melakukan penanaman, beberapa sukarelawan menyiapkan lubang tanam sehingga memudahkan proses penanaman mangrove bisa berjalan dengan mudah. Beberapa diantaranya terlihat membuat lubang tanam sendiri.

Saat melakukan penanaman mangrove para relawan dan teman-teman dari beberapa Sispala yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut terlihat tanpa ragu membaur dan bersemangat, sesekali mereka bercanda satu sama lainnya.

"Penanaman mangrove di lokasi pantai Pasir Mayang begitu penting sebagai upaya dalam pencegahan abrasi. Setidaknya ada 286 bibit mangrove yang ditanam. Berdasarkan kesepakatan bersama, tanaman yang di tanam pada hari itu tidak ditinggalkan begitu saja melainkan terus menerus dipantau oleh teman-teman relawan Rebonk," ujar Riduwan dari Yayasan Palung yang saat itu menjadi penanggungjawab kegiatan.

Menurut Egi, satu dari Relawan Rebonk mengatakan, jika tanaman-tanaman mangrove yang ditanam itu seandainya mati atau terbawa gelombang maka mereka siap untuk menggantinya dengan tanaman baru.

"Selain itu, kami juga siap memonitor tanaman secara rutin setiap minggunya. Semoga saja apa yang kami tanam hari ini bisa bermanfaat bagi semua nafas kehidupan dan bisa mencegah abrasi, selain itu juga berharap, karena hari ini adalah hari hutan hujan sedunia, semoga hutan hujan bisa terus berlanjut hingga nanti untuk keberlanjutan semua nafas kehidupan," ujar Riduwan kembali.

Semua rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana dan mendapat sambutan baik dari semua peserta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved