Operasi Pasar 560 Tabung Gas LPG 3 Kg di Sambas, Taufik: Disiapkan untuk Masyarakat

ini dilakukan karena masih di dapatkan maraknya Gas elpiji subsidi yang dijual dengan harga tinggi oleh oknum-oknum nakal.

Operasi Pasar 560 Tabung Gas LPG 3 Kg di Sambas, Taufik: Disiapkan untuk Masyarakat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Direktur PT Matahari Jaya Sejahtera, Muhammad Taufik, Senin (24/6/2019). 

Operasi Pasar 560 Tabung Gas LPG 3 Kg di Sambas, Taufik: Disiapkan untuk Masyarakat

SAMBAS - Dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat, terhadap Elpiji 3 Kilogram, satu di antara agen Elpiji (LPG) di Kabupaten Sambas, PT Matahari Jaya Sejahtera melaksankan kegiatan Operasi pasar, di Desa Palimpaan, Kecamatan Jawai, Senin (24/6/2019). 

Direktur PT Matahari Jaya Sejahtera, Muhammad Taufik mengatakan, Operasi Pasar yang dilakukan adalah salah satu 
permintaan dari Dinas Perdagangan Kabupaten Sambas

Yang mana meminta agar, Agen Elpiji subsidi 3 Kilogram, di Kabupaten Sambas melakukan operasi pasar kepada masyarakat.

Ia menjelaskan, Operasi pasar yang dilaksanakan pada hari ini, juga dilakukan di beberapa titik di Kabupaten Sambas. Salah satunya adalah di Kecamatan Jawai, Jawai Selatan dan Paloh.

Baca: Cegah Kelangkaan Gas, Personel Polsek Jawai Ikut Awasi Pendistribusian LPG 3 Kg

Baca: FOTO: Warga Antre Gas LPG 3 Kg di SPBU Jalan Dr Sutomo - Jalan M Yamin Kota Baru, Pontianak

Seperti yang dilaksanakan di Desa Pelimpaan, Kecamatan Jawai, yang di hadiri langsung oleh Direktur PT Matahari Jaya Sejahtera. Sedikitnya ada 560 tabung elpiji 3 Kilogram, yang di siapkan untuk masyarakat.

"Kita salurkan sebanyak 560 tabung, dengan harga 18 ribu per tabung. dengan adanya operasi pasar ini, akan kita pantau agar tepat sasaran dan harga HET sampai ke masyarakat," ujarnya, Senin (24/6/2019).

"Dan Pada hari ini juga terdapat 8 agen secara serentak melalakukan Operasi pasar di Kecamatan Jawai dan Jawai Selatan, ada juga di Kecamatan Paloh Besok hari," ungkapnya.

Baca: Pertamina Tambah Suplai 21. 840 Tabung Gas LPG 3 Kg untuk Kota Pontianak, se Kalbar Naik 9 %

Ia menjelaskan, pada dasarnya operasi pasar tersebut, dilakukan atas perintah Pemda Sambas. Hal ini dilakukan karena masih di dapatkan maraknya Gas elpiji subsidi yang dijual dengan harga tinggi oleh oknum-oknum nakal.

"Ini juga merespon perintah langsung Bupati Sambas terkait kelangkaan elpiji di masyarakat, ini juga atas perintah oleh Diskumindag, dan didukung oleh desa-desa," paparnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved