Pria 62 Ditemukan Terbujur Kaku di Lantai Dapur Rumahnya, Tim Inavis Ungkap Hasil Olah TKP

Warga gang Waru 5, jalan WR Supratman , kecamatan Pontianak Selatan dihebohkan dengan penemua seorang warganya

Pria 62 Ditemukan Terbujur Kaku di Lantai Dapur Rumahnya, Tim Inavis Ungkap Hasil Olah TKP
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bripka Agung Utomo (baju merah)saat lakukan olah TKP di lokasi kejadian. 

Pria 62 Ditemukan Terbujur Kaku di Lantai Dapur Rumahnya, Tim Inavis Ungkap Hasil Olah TKP

PONTIANAK - Warga gang Waru 5, jalan WR Supratman , kecamatan Pontianak Selatan dihebohkan dengan penemua seorang warganya yang terbujur kaku di lantai dapur rumahnya bernama Ahian (62),Kamis (13/6/2019).

Warga yang mendapati hal itupun segera melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian, dan dengan segera pihak kepolisian, dan melakukan evakuasi terhadap jasad korban.

Saat ini, korban telah dibawa oleh pihak keluarga untuk di makamkan, dan pihak kaluarga menolak untuk di otopsi.

Untuk hasil olah TKP sendiri, Bripka Agung Utomo, personel Tim Inavis Polresta Pontianak mengungkapkan korban diduga meninggal akibat benturan di bagian kepala, karena jatuh terpeleset di lantai dapur rumahnya.

Baca: Begini Cara Lakukan Pengaduan Online Dugaan Pungli Lewat Diskominfo Singkawang

Baca: Desak Pemda Lelang Jabatan, Ini Harapan DPRD Kapuas Hulu

Baca: Alamat Pasar Tradisional di Kota Pontianak

Ia mengatakan bahwa dilokasi kejadian ditemukan beras dalam baskom yang belum sempat dimasak dengan ditandai adanya Rice Cooker yang masih terpasang, dan rice cooker tersebuut dalam keadaan menyala serta kosong, namun belum sempat dimasak diperkirakan korban saat itu sakit dan langsung meninggal.

Bripka Agung menerangkan bahwa ditubuh korban tidak ditemukan tanda kekerasan, namun korban sudah kaku dan bahkan sudah mulai mengeluarkan bau, dan pada bagian mulut dan hidung korban terlihat ada ceceran darah, dan diperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari 8 jam.

"Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan namun sudah mengeluarkan bau busuk, jari tangan dan kaki sudah mengalami kekakuan, lebam mayat atau Rigor Mortis terlihat dan ceceran darah dari mulut serta hidung, Korban ditemukan dalam keadaan menggunakan celana pendek dan tidak menggunakan baju, lalu Jari tangan korban sendiri cacat sehingga menyulitkan dalam proses identifikasi, dan kalau dilihat dari tingkat kekakuannya, korban telah meninggal lebih dari 8 jam. "jelasnya saat di konfirmasi Tribun. Jumat (14/6/2019).

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved