Puluhan Rumah Terendam Banjir di Balai Sepuak

Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah atau pihak lainnya akibat dampak banjir tersebut

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Balai Sepuak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Banjir sudah merendam dusun Balai Sepuak, Desa Balai Sepuak, Kecamatan Belitang Hulu, Kamis (13/6) 

Puluhan Rumah Terendam Banjir di Balai Sepuak

SEKADAU - Intensitas hujan yang masih cukup tinggi di Kabupaten Sekadau sudah mulai berdampak di beberpa wilayah di Kabupaten tersebut. Satu diantaranya Banjir sudah merendam dusun Balai Sepuak, Desa Balai Sepuak, Kecamatan Belitang Hulu, Kamis (13/6)

Kepala Dusun Balai Sepuak, M Daud mengatakan, saat ini banjir masih merendam wilayah tersebut. Bahkan, banjir sudah ada yang masuk hingga ke dalam rumah warga.

"Ketinggian air hari ini masih tetap, belum ada surut, kalau hujan lagi bukan tidak mungkin air akan naik lagi. Bahkan hampir 30 rumah warga sudah terendam banjir," ujarnya

Baca: VIDEO: Kompol Salbiah Mendapat Sambutan Luar Biasa di Mapolda Kalbar

Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah atau pihak lainnya akibat dampak banjir tersebut. Daud mengatakan, akibat banjir tersebut aktivitas masyarakat menjadi terhambat.

"Bahkan, warga khususnya petani karet tidak bisa noreh, kami mohon perhatian pemerintah daerah dan pihak lainnya untuk masyarakat yang terkena dampak banjir," pintanya.

Sementara itu, Kabid Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau mengatakan, M Wahyu Ardi, mengatakan pihaknya sudah mendapatkan informasi tersebut.

Baca: Pemkab Landak Beri Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik pada Petani

Baca: Asyik Pesta Narkoba, Enam Orang Ditangkap Polisi

"Kami sudah mendapat informasinya dan akan menurunkan tim ke lokasi untuk memantau banjir di wilayah tersebut," katanya.

Namun menurutnya tidak ada Korban Jiwa dari bencana banjir di wilayah tersebut dan tentunya ia berharap banjir tersebut segera surut

"Berdasarkan informasi tidak ada korban jiwa, kalau mengungsi biasanya ke rumah tetangga atau keluarga yang lebih tinggi," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya akan turun ke lapangan dan melakukan pemetaan lokasi banjir tersebut.

"Kalau memang banjirnya lama kita bikin dapur umum maupun tenda darurat, untuk lahannya disana ada daerah yang cukup tinggi," pungkasnya

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved