Martin Buka Acara Adat Nyapat Taon di Kecamatan Simpang Hulu

Bupati Ketapang, Martin Rantan membuka secara resmi kegiatan Acara Adat Nyapat Taunt Ke-VII Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang

Martin Buka Acara Adat Nyapat Taon di Kecamatan Simpang Hulu
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Bupati Ketapang, Martin Rantan bersama para tamu undangan lainnya saat membuka kegiatan Acara Adat Nyapat Taunt Ke-VII Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Selasa (11/06/2019) di Kecamatan Simpang Hulu. 

Martin Buka Acara Adat Nyapat Taon di Kecamatan Simpang Hulu

KETAPANG - Bupati Ketapang, Martin Rantan membuka secara resmi kegiatan Acara Adat Nyapat Taunt Ke-VII Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, Selasa (11/06/2019) di Kecamatan Simpang Hulu.

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan beberapa lomba diantaranya display budaya atau karnaval, pameran hasil seni budaya dayak, lomba pop singer lagu dayak, lomba tari dayak kreasi, peragaan busana dayak, lomba melukis perisai dayak hingga olahraga tradisional.

Bupati Ketapang, Martin Rantan dalam sambutannya mengatakan kalau kegiatan acara adat nyapat taunt Kecamatan Simpang Hulu merupakan langkah awal bagi Pemda khususnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam upaya melakukan pembinaan dan pelestarian budaya daerah.

"Kegiatan ini diharapkan dapat membuat pengurus dewat adat, tokoh adat, dan masyarakat adat untuk terus dapat mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal," ungkapnya dalam sambutan.

Ia melanjutkan, dirinya mengucapkan selamat atas terlaksananya kegiatan ini dan mengharapkan kegiatan ini dapat menghasilkan ide-ide positif demi kebaikan pemerintah dan masyarakat kabupaten Ketapang.

Baca: RAMALAN ZODIAK Karier Rabu 12 Juni 2019, Keberuntungan Bagi Aries, Fokus pada Pekerjaanmu Libra

Baca: Bongkar Kasus Human Trafficking, Polisi Temukan Korban Gadis 16 Tahun Untuk Dipekerjakan ke Malaysia

Baca: Polytron Belleza, Kulkas Awet dengan Design Elegan Pilihan Keluarga Indonesia

"Saya sampaikan terimakasih kepada seluruh tamu undangan, pengurus adat, panitia dan masyarakat yang turut mensukseskan terselenggaranya kegiatan ini," akunya.

Martin juga menilai kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memantapkan program kerja DAD Kecamatan Simpang Hulu guna memperkokoh nilai-nilai luhur kehidupan budaya daerah dalam rangka memperkaya kebudayaan nasional dan untuk mengaktualisasikan, melestarikan dan mengembangkan seni budaya dayak khususnya.

"Kegiatan ini merupakan satu diantara upaya dalam menindaklanjuti undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan, apalagi kegiatan ini didalamnya terdapat beberapa lomba-lomba tradisional yang kenal dengan kebudayaan," katanya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved