Korban Cinta Ditolak
Janda di KKR Ngaku Dicekik Pria Beristri dan Sering Diajak ke Tempat Gelap-gelap! Anaknya Menjerit
Usman yang merupakan lelaki beristri dan telah memiliki anak, menyiramkan air keras kepada anak laki-laki bawah umur bernama Bintang (11).
Penulis: Ferryanto | Editor: Marlen Sitinjak
Janda di KKR Ngaku Dicekik Pria Beristri dan Sering Diajak ke Tempat Gelap-gelap! Anaknya Menjerit
KUBURAYA - Cinta ditolak, air keras bertindak, begitulah kelakuan Usman, warga Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
Usman yang merupakan lelaki beristri dan telah memiliki anak, menyiramkan air keras kepada anak laki-laki bawah umur bernama Bintang (11).
Bintang adalah anak dari wanita idamannya berstatus janda bernama Muryani.
Berikut kronologi peristiwa tersebut terjadi:
Muryani menceritakan, malam itu dirinya sedang tidak berada di rumah.
Ia sedang berkunjung ke rumah ibunya (nenek dari korban), dan tak mengetahui secara persis bagaimana putra terkena air keras.
Muryani mengatakan, Usman selalu mengejar-ngejar dirinya untuk menjalin hubungan yang lebih dari sekadar teman.
Namun Muryani selalu menolak Usman karena mengetahui bahwa yang bersangkutan telah berkeluarga.
Baca: Daftar Nama Ketua DPRD Kota Pontianak Sejak 1960 hingga Kini
Baca: Waspada, Gelombang 1,25-2,50 Meter Berpeluang Terjadi di Selat Karimata
"Saya lagi pergi ke tempat mama saya, tidak ada di rumah saat kejadian it. Pelaku ini namanya Usman, dan saya kenal sama dia, dia ini ngejar-ngejar saya. Dia itu mau sama saya, tapi saya tidak mau, karena dia udah beristri," katanya.
Usman sendiri dikenalnya sebagai pribadi yang kasar, dan bahkan tak segan melakukan tindak kekerasan terhadapnya dan keluarga.
"Dia ini sering mengancam, dia sering ngajak saya pergi, tapi saya tidak mau. Saya kan tahu dia sudah beristri, dan kalau saya tidak mau, dia ini selalu mengancam. Bahkan pernah saya dicekik pas lagi kerja, di warung itu. Dia sering ngajak saya ke tempat yang gelap-gelap, kan saya takut," kata Muryani.
Bahkan, anak kedua dari Muryani pun pernah hampir menjadi korban kekerasan dari Usman.
"Anak saya yang nama Fajar itu nomor 2 pernah mau dihajar. Dia dikejar mau dipelasah, mau ditinjunya," katanya.
Tak hanya itu, pelaku ternyata juga sering melakukan teror kepada Muryani dan keluarga.
"Dia sering ngelihat rumah saya ini pakai batu kalau pada saya lagi tidur, banyak batu di atas itu," ungkapnya.
Setelah kejadian itu, pihaknya pun langsung melaporkan kejadian ini kepihak kepolisian.
Saat ini, pelaku pun sudah diamankan di Mapolsek Sungai Raya, setelah diamankan oleh warga yang mana sebelumnya pelaku dikejar oleh keluarga korban dan diteriaki maling.

KESAKSIAN KORBAN
Pasca-terkena siraman air keras, Bintang hanya bisa terbaring lemah dengan posisi tengkurap.
Wajahnya masih terlihat pucat, dan tak jarang terdengar suara rintihan dari mulutnya karena menahan sakit akibat.
Kulit bagian punggung bocah 11 tahun itu terlihat melepuh dan berwarna coklat.
Bukan hanya di bagian punggung, bahu dan wajahnya pun juga terlihat terdapat luka bakar akibat diduga disiram air keras.
Bintang menceritakan kejadian yang menimpan dirinya.
Dimana kala itu dirinya sedang tertidur pulas di rumahnya, dan tiba - tiba saja, dari lubang dinding rumah yang berbahan kayu.
Ia merasa ada air yang mengalir di tubuhnya, dan seketika itu pula ia merasakan panas di tubuhnya.
Lalu ia berteriak dan meronta kesakitan akibat panas yang membakar kulitnya itu.
Bahkan ia mengungkapkan dirinya sampai menggelepar kepanasan.
Baca: Ayah Dewi Perssik Meninggal Dunia, Roy Kiyoshi Telah Beri Isyarat Ini 2 Bulan Sebelumnya!
Baca: Rencanakan Buka Stasiun Luar Angkasa untuk Turis, Harganya Hampir Setengah Miliar Rupiah
"Kejadian itu jam 3 subuh hari Senin, saya lagi tidur di pojok situ, tiba-tiba terasa panas, dia itu masukkan airnya lewat lubang di dinding itu nyiramnya, itu saya langsung panas melepar," ungkapnya, Selasa (11/6/2019).
Bintang mengaku, dirinya tak tahu persis mengapa Usman tega menyiramkan air keras ke dirinya.
Kemudian, saat melihat sang adik meronta kesakitan di depan matanya.
Abang dari Bintang yang bernama Fajar (16), yang kala itu belum tidur langsung berusaha keluar rumah melalui pintu depan.
Namun pintu tersebut ditahan oleh pelaku agar tak terbuka, lalu Fajar pun langsung menendang pintu agar terbuka.
Pada saat terbuka ia melihat dengan jelas wajah Usman, bahkan ia sempat bertatap-tatapan dengan terduga pelaku.
"Saya lagi main ponsel pas jam 3 subuh. Tiba-tiba dari lubang itu ada air, langsung adik saya kepanasan. Saya tendang pintu, dia ini nahan pintu dari luar, saya pun rebutan sama dia untuk buka pintu dia ini nahan terus,"
"Pas saya tendang lagi, pintu itu baru terbuka, dia belum lari. Saya sama dia itu sempat tatap-tatapan, jelas mukanya dia itu Usman, pas saya ngejar lagi dia naik motor dan kabur," kata Fajar.
Selanjutnya, di pagi harinya pihak keluarga pun melaporkan hal tersebut kepihak Polsek Sungai Raya guna dilakukan tindakan lebih lanjut. (*)