Kebakaran di Pontianak Utara

Kebakaran di Pontianak Utara Satu Pria Terpanggang, Ateng Tanjaya Ungkap Kendala di Lapangan

atu unit rumah di jalan Sungai Selamat, Gang Teluk Betung, kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara ludes dilahap api

Kebakaran di Pontianak Utara Satu Pria Terpanggang, Ateng Tanjaya Ungkap Kendala di Lapangan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ateng Tanjaya, Ketua Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran Pontianak (biru) saat bantu evakuasi jasad korban 

Kebakaran di Pontianak Utara Satu Pria Terpanggang, Ateng Tanjaya Ungkap Kendala di Lapangan

PONTIANAK - Satu unit rumah di jalan Sungai Selamat, Gang Teluk Betung, kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara ludes dilahap api, bahkan pada kebakaran ini terdapat seroang pria berusia 54 tahun yang menjadi korban dan tewas terpanggang, Kamis (35/5/2019)

Ateng Tanjaya ketua Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran Pontianak menjelaskan bahwa akses menuju lokasi kebakaran cukup sulit.

"Kendalanya, kebakaran ini karena kejadiannya itu dini hari saat warga semua tidurnl nyenyak, dan saya dapat informasi dari Kapuas Bhakti, dari kaki jembatan kapuaszl bahwa disiantan itu terlihat api membara, setelah kita cek ternyata di tekuk Betung 1, dan kita langsung meminta teman - teman untuk merapat,"ungkapnya.

Karena sulitnya akses, dan bahan bangunan yang terbuat dari kayu, membuat api secara cepat melahap rumah ini.

Bahkan Ateng mengungkapkan ada beberapa pemadam kebakaran yang salah lokasi akibat sulitnya akses menuju TKP.

Baca: LIVE SCORE Persebaya Vs PSIS | LINK Live Streaming Shopee Liga 1 Indosiar Mulai Jam 20.30 WIB

Baca: Sedang Berlangsung Live Streaming Persebaya Surabaya VS PSIS Semarang, Bajul Ijo Ciptakan 2 Peluang

Baca: KALBE Grup Alat Tes Gula Darah Terbaru, Inovasi Dalam Memantau Kadar Gula

"Saat Rekan - rekan merapat itu api sudah besar, kami langsung melakukan pemadaman, bangunan itu runtuh, tinggal pemadaman bara saja, seluruh pemadam itu datang, tapi hanya saja akses menuju lokasi itu sulit, karena menuju TKP itu bergang - gang, banyak pemadam yang malah nyasar,"ungkapnya.

Terkait korban jiwa yang ada, Ateng mengungkapkan bahwa disaat pihaknya melakukan pemadaman, pihaknya tidak menemukan adanya korban.

Namun, setelah pagi hari, barulah ada warga yang melihat adanya korban di antara puing - puing rumah.

"Begitu datang api sudah besar, katanya ada korban tapi kita cari tidak ketemu, tapi setelah pagi jam 6 kita dapat laporan dari penduduk bahwa ada korban,"jelasnya.

Terkait penyebab kebakaran sendiri pihaknya juga masih belum mengetahuinya hingga kini.

Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved