Kamil Onte dan Seniman Pontianak akan Launcing Lagu 'Lebaran'
Kemudian juga Insya Allah Kapolda Kalbar, Gubernur ,dan petinggi stake holder, Forkompimda akan ikut bergabung.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
Kamil Onte dan Seniman Pontianak Akan Launcing Lagu "Lebaran"
PONTIANAK - Nama Kamilonte atau dikenal dengan Sukep mungkin sudah tak asing lagi ditelinga masyarakat.
Belum lama ini film yang ia bintangi yaitu Sukep The Movie mendulang kesuksesan dan mendapatkan dukungan dari masyarakat.
Tak hanya ingin berhrnti disitu saja dan merasa puas, Sukep kembali berkarya bersama teman seniman Kalbar lainnya. Ia dan teman-temannya sebentar lagi akan merilis sebuah single lagu "Lebaran".
Saat ditemui Tribun Pontianak, Sukep mengatakan video klip lagu Lebaran ini berkolaborasi dengan Ninety Nine Kreatif, kreatif Project, Ali Akbar , Bujang Bedendang sebagai musik melayunya, dan Tazki Acapella.
Baca: Kasat Lantas: Pelayanan SIM Libur Mulai 30 Mei Sampai 9 Juni 2019
Baca: Dinas Perhubungan, Sat Lantas, Jasa Raharja dan BNN Singkawang Lakukan Pemeriksaan Kendaraan
"Jadi video clip ini juga menggambarkan suasana lebaran yang meriah antara pemimpin masyarakat semuanya kembali ke kosong- kosong dan saling memaafkan," ujar Sukep kepada Tribun Pontianak, selasa (28/5/2019).
"Kita kan tahu kemaren Pontianak suasananyasedang tidak kondusif, dan saya buat lagu ini saya persembahkan untuk kota Pontianak," tambahnya.
Ia brharap mudah-udahan lagu ini bisa dinikmati tidak hanya di Kota Pontianak saja, tapi se- Kalbar bahkan diluar Kalbar juga bisa menikmatinya.
" Karena divideo inipun Insya Allah Walikota Pontianak Edi Kamtono akan berperan juga dibagian scene akhir.
Video klip lagu ini akanmn menggambarkan tokoh sosok pemimpin di kota Pontianak yang saling bermaafan dan antara teman seniman yang terlibat dalam hal ini yang saling memaafkan," ujarnya.
"Kemudian juga Insya Allah Kapolda Kalbar, Gubernur ,dan petinggi stake holder, Forkompimda akan ikut bergabung. Tapi sejauh ini belum ada konfirmasi mudah-mudahan semuanya bersedia dan sekarang sedang mengatur jadwal syutingnya," jelasnya.
Lagu Lebaran ini Minimal akan dilauncing satu hari sebelum lebaran atau minimal sore lebaran dan dirilis di youtube Creative Project.
Lagu ini juga akan dilauncing di cafe Tepian Sungai kapuas dan bisa dilihat diwaktu malam lebaran biar tambah semangatnya dan kami juga tampil secara live . Jadi masyarakat bisa lihat video klipnya dibuat dimana-mana saja dan semua itu akan dikupas saat launcing," jelasnya.
Ia mengatakan proses pembuatan lagu dan video klip dipersiapan sudah selama satu bulan, tapi untuk memulainya baru di pertengahan puasa mulai dari set lokasi, latihan rekaman, kemudian lainnya .
Segelitir seniman yang mengatasnamakan para pelaku seni berkolaborasi menjadi satu buah lagu yang sangat indah.
"Untuk penyanyinya itu nanti saya, Tazki Acapela, Ali Akbar dan Bujang bedendang. Sedangkan penulis lagu dibuat oleh Ali Akbar dan lirik dibantu oleh teman lainnya," ujarnya.
Sejauh ini tanggapan dari walikota Pontianak dan Sultan Pontianak sudah siap akan turun kelapangan untuk berpartisipasi dalam hal ini.
Baca: Edi Kamtono dan Utin Srilena Tinjau Pembukaan Akses Jembatan Landak II
"Dari lagu ini saya juga ingin branding bahwa sudahlah ini kan bulan puasa jangan kita rusak atau jangan sampai ada penyakit hati dan menyimpan dendam dengan sesama," terangnyan
Ia mengatakan baground video klip centernya di Istana Kadriyah Pontianak karena itu adalah simbol kota Pontianak. Kemudian suasana lebaran akan semakin terasa disitu dan ingin membuat memang lenmark kota Pontianak ya di Kraton Kadriyah.
Inikah sedikit cuplikan lirik lagu "Lebaran" Sukep dan teman lainnya.
"Lempar senyum disambut senyuman ulur tangan disambut pelukan. Hati kotor cepat dibersehkan mumpung disuasana lebaran"
Lirik lagu ini juga menggunakan bahasa melayu Pontianak.
Sukep berharap dengan adanya karya seperti ini minimal keberadaan ia dan teman-teman di Pontianak bahwa akan ada lahir seniman muda yang juga antusias mengembangkan karya mereka.
"Tidak ada campur tangan pemerintah yang memberikan dana tapi ini memang gotong royong dan tidak dibayar tapi malahan kita sama-sama untuk mengumpulkan duit untuk proses pembuatannya yang dibantu oleh creatif projek,"jelasnya.
Ia mengatakan dana saat ini banyak dikeluarkan eh Pak Izul yang merupakan salah satu produser yang aktif dalam bidang kreatif seperti ini dan selalu mensupport .
"Minimal waktu dan uang bisa kita cari yang penting kita berbuat dulu masalah pemerintah mau bantu atau tidak itu urusan belakan yang penting kita punya ruang di hati masyarakat bahwa inilah karya anak daerah dan masyarakat mulai mengapersiasinya," jelasny.
Ia jug mengatakan bahwa Pontianak ternyata anaknya keren-keren, kreatif dan inovatif dan bisa berbuat sesuatu tanpa ada duitnya dulu. Tapi ada kemauan keras dan gotong royong bersama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/lagu-lebaran.jpg)