Ini Alasan Deni Gabung Menjadi Nahkoda Kapal Kemanusiaan

Tertarik terjun dibidang sosial kemanusiaan menghantarkan Deni menjadi nahkoda kapal kemanusiaan Yayasan Muslim Asia AMCF

Ini Alasan Deni Gabung Menjadi Nahkoda Kapal Kemanusiaan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Relawan kapal kemanusiaan Yayasan Muslim Asia saat bertandang ke Kantor Tribun Pontianak Jumat (24/5/2019). 

Ini Alasan Deni Gabung Menjadi Nahkoda Kapal Kemanusiaan

PONTIANAK - Tertarik terjun dibidang sosial kemanusiaan menghantarkan Deni menjadi nahkoda kapal kemanusiaan Yayasan Muslim Asia AMCF sejak 2017 di Kalimantan Barat.

Pria asal Pontianak ini sebelumnya bekerja sebagai awak kapal barang muatan kargo pada 2006. Pada 2009 ia juga memiliki pengalaman membawa kapal tugboat.

Namun pada 2017 berawal dari tawaran teman, ia kemudian memutuskan bergabung dalam kapal kemanusiaan AMCF.

"Saya langsung tertarik karena ingin mengabdi membantu masyarakat," ujarnya

Dia mengatakan jika bekerja di kapal kargo atau tugboat sangat jarang berkunjung ke daerah atau bertemu masyarakat yang ternyata banyak membutuhkan bantuan.

Baca: Pemangkasan Pohon Dekat Jaringan, Ini Wilayah Yang Akan Mengalami Pemadaman Besok

Baca: PETASAN Korem 121/AW Tingkatkan Kualitas Pendidikan SMP Negeri 1 di Perbatasan

Baca: Update cuaca, Sejumlah Wilayah Kalbar Akan Diguyur Hujan Sore Ini

"Disini saya bisa bertemu dengan berbagai masyarakat dan mendapat berbagai pengalaman ," ujarnya

Dengan pengalaman bekerja di perkapalan tersebut sehingga menurutnya keluarga sudah terbiasa.
Bahkan jika dibanding bekerja di perkapalan ia harus jauh dari keluarga lebih lama ketimbang profesinya saat ini di Kapal kemanusiaan.

Kapal kemanusiaan sendiri beroperasi dalam sebulan 2 kali pelayaran, masing - masing dengan lama waktu 15 hari. Ini juga dilakukan secara tim dan bergantian.

"Jadi keluarga istri terutama tetap mendukung," tukasnya.

Penulis: Zulkifli
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved