PGD ke 34 Perkenalkan Permainan Pangka Gasing

Wakil Ketua Panitia III PGD ke 34, Yohanes B, S.Pd. M.Pd. saat di temui di tenda panitia perlombaan Pangka Gasing, Kamis (23/05/2019)

PGD ke 34 Perkenalkan Permainan Pangka Gasing
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Peserta lomba Pangka Gasing 

PGD ke 34 Perkenalkan Permainan Pangka Gasing

PONTIANAK - Wakil Ketua Panitia III PGD ke 34, Yohanes B, S.Pd. M.Pd. saat di temui di tenda panitia perlombaan Pangka Gasing, Kamis (23/05/2019) menjelaskan tujuan utama dalam perlombaan Pangka Gasing adalah melestarikan dan memperkenalkan kepada masyarakat tentang permainan tradisional yang hampir ada di semua daerah sehingga tidak kalah dari permainan modern.

"Selama ini banyak orang yg belum melihat langsung aslinya gasing tradisional. Tujuan adanya lomba ini kan agar generasi muda khususnya masyarakat Dayak tau bagaimana permainan gasing itu sendiri, sehingga kita bisa bersama-sama melestarikan permainan tradisional ini," jelasnya.

Dijelaskan pula bahan dari gasing ini, biasanya menggunakan kayu tebelian. Kemudian pada perlombaan ini juga terbagi menjadi dua kategori, yang pertama perorangan dan yang kedua beregu. Namun pada Kamis (23/05/2019) pagi hanya dilaksanakan bagi yang perorangan. Sedangkan untuk yang Beregu akan di laksanakan pada Jumat (24/05/209) pukul 09:00.

Jumlah peserta pada perlombaan ini 21 orang untuk yang perorangan, dan 7 regu untuk yang Beregu, dan masing-masing regu terdapat 3 hingga 5 orang. Peserta keseluruhannya laki-laki dan untuk usia tidak dibatasi.

Baca: Bupati Citra Ajak Warga Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama

Baca: Sempat Didera di Tahun Pertama Pernikahannya, April Pernah Minta Ustaz Solmed Menikah Lagi

Baca: Indonesia Jajaki Selenggarakan Balap Formula Satu

Yohanes juga menjelaskan tata cara permainan.

"Dalam permainan ini ada lingkaran putih, nah satu adalah pemasang yang memutar gasing dalam lingkaran, satunya jadi Pemangka. Nah pemangka tugasnya mengenai gasing pemasang, kemudian jika pemasang yang di dalam lingkaran keluar dan pemangka yang di dalam lingkaran, maka yg mendapat nilai adalah pemangka, dengan nilai 10. Namun jika keduanya keluar lingkaran maka keduanya mendapat nilai 5. Kemudian baru di totalkan," jelasnya.

Permainan Pangka Gasing ini sejatinya adalah permainan tradisional jaman dahulu dengan tetap menjaga kelestarian alam karena bahannya berasal dari hutan dan alam sekitar.

Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved