Kepala BPJS Sambas: BPJS Kesehatan Sudah Bayar Klaim Tagihan RSUD Sambas

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Novi Kurniadi menegaskan klaim RSUD Sambas untuk bulan pelayanan November

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang Novi Kurniadi, di kegiatan sosialisasi BPJS di Kabupaten Sambas beberapa waktu lalu. 

Kepala BPJS Sambas: BPJS Kesehatan Sudah Bayar Klaim Tagihan RSUD Sambas

SAMBAS - Kepala BPJS Kesehatan Cabang Singkawang, Novi Kurniadi menegaskan klaim RSUD Sambas untuk bulan pelayanan November dan Desember 2018 sudah dilakukan pembayaran.

Selanjutnya, Novi menambahkan bahwa sampai dengan hari ini RSUD Sambas baru mengajukan klaim sampai dengan bulan pelayanan Februari 2019.

"Proses verifikasi dan pembayaran klaim di BPJS Kesehatan dilakukan dengan mekanisme first in first out, yaitu Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas klaim secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu," ujarnya, Selasa (21/5/2019).

Baca: BPJS Kesehatan Singkawang Tegaskan Telah Bayar Klaim Tagihan RSUD Sambas

Baca: Pangdam XII/Tanjungpura Hadiri Pembukaan Pekan Gawai Dayak XXXIV Tahun 2019

"Bila RS lambat mengajukan klaim maka pembayaran klaimnya juga akan makin lama. Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan," tambah Novi.

Ia menjelaskan, sebelumnya sudah di sampaikan pada konfrensi Pers pada (16/4) lalu, bahwa BPJS Kesehatan telah menggelontorkan Rp. 11 Triliun untuk pembayaran klaim yang telah tertunda pembayarannya.

Sementara itu, khusus di wilayah kerja Kantor Cabang (KC) Singkawang terdapat 100 FKTP dan 14 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.

Adapun total pembayaran yang dilakukan KC Singkawang adalah sebesar Rp 36,8 Miliar sepanjang bulan April 2019.

Novi mengatakan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi.

Novi juga berharap kepada pihak Rumah Sakit agar dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS

"Kedepannya, Insya Allah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS ini dan pelayanan kepada masyarakat akan terus diperbaiki," imbuhnya.

"Kami berterima kasih kepada penyedia layanan kesehatan (provider) serta apresiasi atas kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved