Pangdam XII/Tanjungpura Hadiri Pembukaan Pekan Gawai Dayak XXXIV Tahun 2019
Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab menghadiri acara Pembukaan Pekan Gawai Dayak
Penulis: Ferryanto | Editor: Madrosid
Pangdam XII/Tanjungpura Hadiri Pembukaan Pekan Gawai Dayak XXXIV Tahun 2019
PONTIANAK - Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Herman Asaribab menghadiri acara Pembukaan Pekan Gawai Dayak XXXIV Tahun 2019 di Rumah Radankng, Jalan Sutan Syahrir, Kota Pontianak. Yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H.,M.Hum.
Pekan Gawai Dayak ke-34 kali ini dimeriahkan oleh 53 sanggar budaya Dayak yang ada di Kalimantan Barat, juga dimeriahkan oleh Sanggar - Sanggar Budaya dari etnis lain tidak hanya dari etnis budaya Dayak. Selain itu dihadiri juga oleh masyarakat Dayak dari manca negara.
Pembukaan Pekan Gawai Dayak dibuka Gubernur Kalbar bersama Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Drs. Cornelis, M.H ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tujuh kali. Turut mendampingi Forkopimda Kalbar serta Ketua Dewan Adat Dayak Kalbar.
Baca: Niat Sholat Sunnah Rawatib Sebelum dan Sesudah Zuhur, Ustadz Abdul Somad Ungkap Keutamaannya
Baca: Eka Didi: YKB akan Berikan Inovasi dan Pelayanan Terbaik di Pendidikan dan Kebudayaan
Baca: Lomba Sumpit Warnai Pekan Gawai Dayak ke 34
Gubernur Kalbar, H. Sutardmidji, S.H.,M.Hum., dalam sambutannya mengucapkan selamat melaksanakan gawai dayak bagi masyarakat dayak Kalimantan Barat.
Gubernur juga menyampaikan, bahwa budaya merupakan salah satu modal dasar kita untuk maju, melalui budaya kita dapat mengenalkan negara kita ke manca negara. Olehnya akan menaikan kunjungan pariwisata ke wilayah kita sehingga akan menaikan pendapatan daerah.
Untuk itulah PGD dimasukan menjadi program tetap tahunan Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Prov. Kalbar, ujar Gubernur Kalbar.
Sementara Presiden Majelis Adat Dayak Nasional Drs. Cornelis, M.H
mengharapkan kepada masyarakat suku dayak untuk meningkatkan kemampuan diri. Terutama bagi kaum muda suku dayak. "Jangan hanya mengeluh gali potensi diri kalian sehingga bangsa dayak mampu bersaing dengan suku bangsa yang lain," pungkasnya.