Kalbar 24 Jam
Kalbar 24 Jam - Prediksi Parpol Unsur Pimpinan DPR RI, Gawai Dayak, hingga Pencuri HP Diringkus
Berdasarkan data yang masuk 24 persen di Situng KPU untuk DPR RI, ada lima partai diprediksi akan meraih unsur pimpinan lembaga legislatif tersebut.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari
Kalbar 24 Jam - Prediksi Parpol Unsur Pimpinan DPR RI, Gawai Dayak, hingga Pencuri HP Diringkus
BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Mei pekan ini sejak, Minggu (19/5/2019).
Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.
Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Senin (20/5/2019).
1. 5 Parpol yang Diprediksi Unsur Pimpinan DPR RI Didominasi Koalisi Jokowi

Berdasarkan data yang masuk 24 persen di Situng KPU untuk DPR RI, ada lima partai diprediksi akan meraih unsur pimpinan lembaga legislatif tersebut.
Hal ini mengacu ke Undang-undang Nomor 2 tahun 2018 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3).
Baca: Peringati Hari Buku Nasional, Pegiat Literasi di Pontianak Gelar Ngabuburit Literasi
Baca: POM Sanggau Gelar Baksos ke Kaum Duafa
Baca: Jurusan Keperawatan Gigi Mengadakan Buka Bersama di Bulan Ramadhan
1. PDI Perjuangan, 20,13 persen.
2. Golkar, 13 persen.
3. Gerindra 11,68 persen.
4. PKB 9,61 persen.
5. NasDem 9,4 persen.
Dengan data ini, tentu PDI Perjuangan akan mendapatkan Ketua DPR RI. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>
2. Cornelis: Gawai Dayak Bukan Tempat Mabuk-mabukan

Presiden Majelis Adat Dayak Nasional, Drs. Cornelis, M.H. mengharapkan kepada masyarakat suku dayak dengan adanya gawai ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk saling mengembangkan kreativitas, ide, menambah wawasan dan berdiskusi dengan sesama masyarakat.
Hal ini dikatakan langsung oleh Cornelis saat ditemui di rumah Radank Pontianak, seusai mengikuti perayaan misa Sabtu (18/05/2019).
"Masyarakat dayak sebagai bagian dari negara Indonesia ini apa sih yang bisa diberikan bagi negara, misalnya kegiatan yang berdampak ekonomi, politik, hukum, sosial dan lain-lain, nah satu diantaranya adalah dengan adanya kegiatan gawai dayak ini," ujar nya.
Baginya masyarakat dituntut untuk lebih kreatif. Ketika pemerintah sudah memberikan lahan, wadah bagi masyarakat untuk berkembang, semestinya dapat digunakan dengan baik.
"Salah satunya kita bisa berdagang, apa yang bisa didagangkan, misalnya Kalau bisa ngasah batu, asah jadi cincin. Bisa nganyam buat bakul, buat keranjang di jual. Sekarang kan didominasi oleh plastik, merusak lingkungan, kalau bisa menggunakan hasil anyaman kan lebih bagus, ramah lingkungan Menghasilkan keuntungan, sambung beliau. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>