Tinju Dunia
Deontay Wilder Bidik Petinju Inggris Anthony Joshua untuk Penyatuan Gelar Setelah Pukul KO Breazeale
Deontay Wilder Bidik Petinju Inggris Anthony Joshua untuk Penyatuan Gelar Setelah Pukul KO Breazeale
Juara dunia kelas berat WBC Deontay Wilder menginginkan pertarungan penyatuan gelar menghadapi petinju Inggris, Anthony Joshua.
Hal itu disampaikan Wilder setelah menghancurkan Dominic Breazeale di ronde pertama, lewat sebuah pukulan kanan saat ronde pertama baru berjalan 2 menit 27 detik di Barclays Center, New York.
Kemenangan ini membuat rekor bertarungnya menjadi 41-0-1.
Satu-satunya hasil draw dicapai saat menghadapi petinju Inggris lainnya, Tyson Fury akhir tahun lalu.
Pertemuan Wilder dengan juara dunia tinju kelas berat versi WBO, WBA dan IBF Anthony Joshua yang juga belum pernah kalah sudah beberapakali dirancang namun gagal.
Namun Wilder sangat yakin pertemuan ini akan segera terwujud.
"Ini akan terjadi. Saya yakin sekali. Saya tidak ingin seperti kasus (Lennox) Lewis dan (Riddick) Bowe," katanya.
Baca: Cuplikan Deontay Wilder Vs Dominic Breazeale, Lihat Video Detik-detik Wilder Pukul KO Breazeale
Baca: Deontay Wilder Pukul KO Dominic Breazeale di Ronde Pertama Tinju Dunia Live TVOne
Riddick Bowe dan Lennox Lewis merupakan juara dunia tinju kelas berat dan penantang utama pada dekade 1990-an.
Meski persaingan kedunya di media massa sangat kencang, namun hingga karir mereka berakhir, keduanya tidak pernah bertemu.
"Kelas berat saat ini sangat ketat dan menarik dan saya punya kewajiban menyajikan pertarungan yang diinginkan para penggemar. Saya selalu mengatakan kami akan mencoba, namun semuanya tergantung banyak hal.
Juara dunia tinju kelas berat WBC, Deontay Wilder mempertahankan gelar dengan menghancurkan Dominic "trouble" Breazeale lewat kemenangan KO di ronde pertama.
Dalam pertarungan yang berlangsung di Barclays Center, Brooklyn, New York ini, Wilder tampil impresif.
Sementara Breazeale mencoba mengimbangi dengan pukulan lurus ke arah lawannya.
Namun lewat jual beli pukulan di tengah ring, Wilder (41-0-1, 40 KO) kemudian mampu menjatuhkan lawannnya (20-2, 18 KO) lewat sebuah pukulan kanan yang keras.
Terkena pada pipinya, Breazeale langsung jatuh terduduk dan terkapar hingga wasit menghentikan hitungan.
Ini merupakan keberhasilan kesembilan bagi Wilder mempertahankan gelar juara dunia kelas berat WBC.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menang KO, Wilder Inginkan Joshua",
Penulis : Tjahjo Sasongko
Editor : Tjahjo Sasongko