Gegertani Sambas Dukung Program Pengelolaan Sampah KSM

Ia katakan, dengan kegigihan maka mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat di daerah lain.

Gegertani Sambas Dukung Program Pengelolaan Sampah KSM
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Sekretaris Generasi Penggerak Pertanian (Gegertani) Kabupaten Sambas, Juliadi. 

Gegertani Sambas Dukung Program Pengelolaan Sampah KSM

SAMBAS - Sekretaris Generasi Penggerak Pertanian (Gegertani) Kabupaten Sambas, Juliadi mengatakan pihaknya mendukung program pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi pupuk dan lainnya.

Karena sebagaimana diketahui, di Kabupaten Sambas terdapat Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tempat pengelolaan sampah residu, reuses, recycle (TPS 3R) Desa Lumbang, Kecamatan Sambas membuat program penangangan masalah persampahan.

"Menurut saya apa yang di lakukan oleh kelompok swadaya masyarakat itu sangatlah bagus, apalagi penggagasnya dari kelompok-kelompok muda yang peduli terhadap kebersihan lingkungan," ujarnya, Minggu (19/5/2019).

Baca: Video Detik-Detik Lalu Zohri Catatkan Waktu 10,03 Detik dan Lolos Kualifikasi Olimpiade Tokkyo 2020

Baca: Praveen/Melati Gagal Sumbang Poin, Susy Susanti: Pasangan Adcock Lebih Berpengalaman

Ia katakan, dengan kegigihan maka mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat di daerah lain.

"Dengan kegigihan KSM itu perlu juga di replikasi untuk daerah lain yang ada di Kabupaten Sambas, replikasi tersebut juga dalam hal memberikan motivasi dan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, hal tersebut harus selalu di dorong oleh dinas terkait yang mengurus lingkungan," katanya.

Menurut alumni Politeknik Negeri Sambas itu, untuk mengatasi masalah sampah perlu kerjasama dari semua pihak.

Untuk itu, hadirnya kelompok masyarakat yang ingin bergerak di bidang pengelolaan sampah ini harus di dukung.

"Kita harus bersama-sama peduli terhadap sampah, karena dengan banyaknya sampah berarti berdampak kepada lingkungan yang tidak sehat dan bisa mengundang penyakit," ungkapnya.

Oleh karenanya, ia berharap agar kedepannya Dinas terkait bisa bersinergi dalam mendorong Desa bebas sampah di Kabupaten Sambas.

Salah satunya adalah dengan membuat kompetisi antar Desa di Kabupaten Sambas.

"Harapan saya juga kepada dinas terkait untuk selalu advokasi kepada masyarakat untuk selalu peduli terhadap kebersihan lingkungan, kalau bisa juga di buat ajang pemilihan desa bebas dari sampah, hal tersebut menjadi pemacu masyarakat untuk membersihkan lingkungannya," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved