TRIBUN WIKI

Begini Keunikan Tradisi Seni dan Budaya di Kapuas Hulu  

Kebudayaan Daerah Kapuas Hulu terdiri dari dua etnis besar yaitu Dayak dan Melayu yang memiliki tradisi seni dan budaya.

Begini Keunikan Tradisi Seni dan Budaya di Kapuas Hulu   
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Penampilan para peserta terakhir di Festival Budaya Kapuas Hulu tahun 2018, di Polres Kapuas Hulu 

Begini Keunikan Tradisi Seni dan Budaya di Kapuas Hulu

KAPUAS HULU - Kebudayaan Daerah Kapuas Hulu terdiri dari dua etnis besar yaitu Dayak dan Melayu yang memiliki tradisi seni dan budaya.

Keunikan seni budaya masyarakat Dayak dan Melayu yang tumbuh dan berkembang secara tradisional yang mempunyai karakteristik tersendiri yang masih bersifat alami.

Atraksi seni yang dikelola oleh 69 buah sanggar dengan jumlah seniman sebanyak 1.223 orang terdiri dari: seni musik, teater, sastra, seni rupa, dan Kriya Dayak.

Baca: BMKG Prediksi Cuaca Siang Ini Hujan Petir di Kapuas Hulu

Upacara adat/ritual adat baik dari suku Dayak maupun suku Melayu yang sangat unik yaitu, dari suku Melayu berupa : tarian Jepin, syair, pantun, qasidah, dan hadrah.

Dari suku Dayak berupa :

* Baranangis dari suku Dayak Embaloh.
* Nyonjoan dari suku Dayak Embaloh.
* Mandung  dari suku Dayak Taman.
* Bejande, Betimang dan Bedudu dari suku Dayak Kantuk.
* Dange’ dari suku Dayak Kayan mendalam.
* Ngajat dan Sandauari dan Gawai Kenalang dari suku Dayak Iban.

Baca: Safari Ramadhan di Batang Lupar, Ini Pesan Pj Sekda Kapuas Hulu

Desa kerajinan/ sentra seni rupa yang terdapat hampir di semua kecamatan seperti: tenun ikat tradisional, anyam-anyaman, manik-manik, ukir-ukiran, tameng,lukisan dan pandai besi. (*)

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Marpina Sindika Wulandari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved