Warga Keluhkan Pemadaman Listrik, Baby Minta PLN Bersikap

"Harus segera disikapi, karena dikhawatirkan memicu kemarahan warga akibat pemadaman ini," tambahnya.

Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ MAUDY ASRI GITA UTAMI
Anggota DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa ikut menghadiri kegiatan Expo UMKM dalam rangka HUT Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ke-44 di Pontianak Convention Centre (PCC), Selasa (19/3/2019). 

Laporan Wartwan Tribun Pontianak, Syahroni

PONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Adanya keluhan masyarakat Pontianak terkait pemadaman listrik yang seakan menjadi rutinitas saat hari-hari di bulan Ramadan ini, diminta anggota DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa untuk segera disikapi serius. Dalam hal ini menurut Bebby tentu yang bertanggungjawab ialah pihak PLN.

Namun ia berpendapat terjadinya pemadaman listrik hanya di daerah-daerah tertentu saja, tidak ada pemadaman bergilir untuk semua daerah di Kota Pontianak.
'Saya melihat daerah tertentu saja yang terjdi pemadaman listrik ini, adanya keluhan masyarakat harus segera ditindaklanjuti," ucap Bebby Nailufa, Senin (13/5/2019).

Apalagi pemadaman dalam bulan puasa, ia berharap PLN dapat menyikapinya dengan bijak. Terlebih keluhan masyarakat juga langsung disampaikan pada Wakil Wali Kota, pemadaman sering terjadi saat menjelang berbuka dan beribadah.

Waktu-waktu itu ditegaskannya bukanlah waktu yang tepat untuk pemadaman, dimana umat muslim akan melaksanakan berbuka puasa maupun akan melaksanakan salat.

"Harus segera disikapi, karena dikhawatirkan memicu kemarahan warga akibat pemadaman ini," tambahnya.

Baca: Listrik Sering Padam Jelang Buka Puasa, Warga Mengadu ke Wakil Wali Kota Pontianak

Baca: VIDEO: Ribuan Siswa SMA Rayakan Kelulusan di Bundaran Digulis Pontianak

Apabila PLN beralasan karena kawat layang-layang yang membuat terjadi korsleting, Bebby juga meminta persoalan ini harus dipecahkan.

Pemkot Pontianak menurutnya juga harus mengambil tindakan cepat dan tegas pada para pemain layang-layang. Sebab akibat dari permainan layangan ini dapat merugikan banyak pihak.

"Kalau alasannya layang-layang perlu direspon cepat oleh Pemkot sehingga ada solusi yang benar-banar tepat sasaran dan tidak terjadi lagi pemadaman listrik," tegasnya.

Bebby juga meminta dilakukannya razia secara rutin terhadap permainan layangan ini sehingga tak mengganggu jaringan listrik di Kota Pontianak.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved