Midji Janjikan Kafilah Bonus Berhaji, Panitia STQ Matangkan Persiapan
"Untuk juara satu akan saya berangkatkan haji, tahun depan akan saya jadikan petugas haji biar die langsung naik haji," ujar Midji
Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menjanjikan akan memberikan hadiah berangkat haji kepada para kontingen asal Kalbar yang meraih peringkat satu di setiap cabang pada STQ tingkat nasional yang akan digelar pada akhir Juni 2019 mendatang.
Selain itu, Midji juga akan memberikan bonus berupa pemberangkatan umroh gratis bagi kontingen STQ Kalbar yang mendapatkan juara baik juara dua, tiga, hingga juara harapan pada STQ Nasional nanti.
"Untuk juara satu akan saya berangkatkan haji, tahun depan akan saya jadikan petugas haji biar die langsung naik haji," ujar Midji di ruang kerjanya, Kamis (9/5/2019).
Midji juga menuturkan tidak mematok target muluk-muluk, hal yang terpenting adalah selain sukses sebagai tuan rumah, Kalbar akan terus meningkatkan kualitas para qori dan qoriah.
Baca: BBPOM Pontianak Awasi Jajanan Takjil
Baca: Jembatan Landak II Telan Rp 106 Miliar APBD
Baca: Jembatan Landak II Rampung 100 Persen, Operasional Tunggu Jalan Penghubung
Setelah lebaran nanti, Midji menuturkan para kafilah STQ Nasional asal Kalbar akan mengikuti pemusatan latihan (TC) guna mematangkan seluruh periapan agar tampil sempurna saat hari H.
"Minggu depan sudah akan mulai TC. Setelah lebaran nanti ada lagi TC untuk persiapan. Untuk kafilah kita sudah bentuk dan dipersiapkan," ujarnya.
Ia mengharapkan harapan besar sebagian besar masyarakat kalbar menginginkan bahwa Kalbar dapat menjadi gudangnga para qori dan qoriah berbakat dan berprestasi.
"Mudah-mudahan kita bisa menjawab keinginan masyarakat tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut, pihaknya menjelaskan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran (STK) tingkat nasional ke XXV, di kota Pontianak, Kalimantan Barat, yang akan digelar pada akhir Juni sampai awal Juli 2019 nanti, akan menjadi perhelatan yang paling istimewa sepanjang sejarah.
Pasalnya, satu titik mimbar tilawah direncanakan akan dibuat di depan alun-alun Sungai Kapuas di depan sungai terpanjang di Indonesia.
"Ini tak mungkin ada di tempat lain," ujarnya.
Selain itu, ada pula satu titik lagi mimbar tilawah untuk qori dan qoriah, peserta anak-anak dan dewasa, yang akan ditempatkan di titik nol derajat lintang utara dan selatan. Atau tepat berada di tengah-tengah garis khatulistiwa.
"Ini akan menjadi ingatan oleh qori dan qoriah, peserta anak-anak dan dewasa, melantunkan ayat suci al-quran tepat berada di tengah-tengah garis khatulistiwa,"ucapnya.
Karena itu, mantan wali kota Pontianak dua periode itu pun meyakini, STQ tingkat nasional ke XXV yang dipusatkan di Ibu Kota Kalbar tersebut, akan memberi kesan yang tak terlupakan oleh seluruh kontingen.