Jembatan Landak II Rampung 100 Persen, Operasional Tunggu Jalan Penghubung

Saat ini pihaknya masih dalam proses persiapan dan dalam waktu dekat akan dilelangkan jalan sementara ini.

Penulis: Syahroni | Editor: Didit Widodo
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Duplikasi Jembatan Landak yang hampir rampung di Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (7/5/2019) sore. Jembatan duplikat ini dalam waktu dekat akan diuji coba, dan diharapkan dapat segera bisa dipergunakan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Saat ini pembangunan Jembatan Landak II atau Duplikasi Jembatan Landak telah rampung 100 persen dibangun pihak pelaksana. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah XX Potianak, Junaidi menjelaskan, kini pihaknya tinggal merapikan beberapa bagian untuk finishing.

"Saat ini pembangunan fisiknya sudah selesai tinggal pemeliharaan dan merapikan saja. Cuma perjanjiannyakan kota yang membuat jalan pendekat, tapi karena kota masih dalam proses lelang dan masih beberapa titik lokasi masih belum bebas sehingga saat ini jalan pendekat belum terealisasi," ucap Junaidi di ruang kerjanya, Kamis (9/5/2019).

Junaidi menjelaskan, pihaknya sudah berdiskusi dengan pihak Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pontianak, dan di dapat kesimpulan bahwa BPJN Wilayah XX Pontianak akan membuat jalan sementara agar pengoperasionalan Duplikasi Jembatan Landak II dapat segera difungsikan.

"Mungkin kita membuat sekitar 100 meter dari jembatan untuk jalan sementara. Selanjutnya untuk pembuatan jalan dua jalurnya dilakukan oleh Pemkot Pontianak. Sebab kalau menunggu kota selesai lelang lama lagi, lalu semakin lama bisa dilewati masyarakat," ucap Junaidi.

Baca: Satgas Pangan Polres Mempawah Kawal Wakil Bupati Sidak di Pasar

Baca: Sambil Operasi Keselamatan Kapuas, Sat Lantas Polres Landak Bagi-Bagi Takjil

Saat ini pihaknya masih dalam proses persiapan dan dalam waktu dekat akan dilelangkan jalan sementara ini.

"Jalan sementara ini pembuatannya paling lama sebulan. Kalau kita lelang sekarang berati bulan enam awal atau pertengahan langsung kerja dan awal bulan delapan sudah bisa dilewati,” ujarnya.

Duplikasi Jembatan Landak yang hampir rampung di Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (7/5/2019) sore. Jembatan duplikat ini dalam waktu dekat akan diuji coba, dan diharapkan dapat segera bisa dipergunakan.
Duplikasi Jembatan Landak yang hampir rampung di Jalan Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (7/5/2019) sore. Jembatan duplikat ini dalam waktu dekat akan diuji coba, dan diharapkan dapat segera bisa dipergunakan. (TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI)

Ditegaskannya, kalau menunggu jalan penghubung yang dibuat oleh pemkot mungkin Desember baru selesai dan itu disayangkan beroperasinya lama-lama. "Itu mengurai kemacetan dan nanti dari arah Pontianak menggunakan jembatan baru, dari Siantan gunakan jembatan lama," jelsas Junaidi.

Lanjut disampaikannya khusus Jembatan Landak yang lama akan pihaknya perbaiki setelah dioperasionalkannya jembatan baru ini.

"Itu akan kita tutup sekitar sebulan karena harus diperbaiki, ada segmen yang retak sehingga harus kita perkuat. Setelah itu baru kita operasionalkan kedua jembatan itu," tambahnya.

Kemudian ditegaskannya untuk pengujian jembatan menunggu jalan sementara yang dibuat oleh Balai Jalan rampung.

"Untuk pengujian akan kila lakukan setelah jalan penghubung sementara rampung, langsung kita uji coba mungkin selama seminggu dengan menumpuk beberapa kendaraan diatasnya, apabila sudah sesuai maka kita langsung operasionalkan," pungkasnya.

Lalin Macet
Dari pantauan Tribun Pontianak, tidak ada kegiatan pembangunan lagi di Jembatan Landak II, sebab pembangunannya sendiri sudah rampung sejak 26 April 2019. Saat ini terlihat jembatan sudah diaspal dan telah dibuat pula marka jalan.

Selain itu, untuk jalan penghubung bagian Utara belum ada pengerjaan karena masih banyak ruko berdiri tegak di lahan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Pontianak membeskannya.

Kemudian tampak pula beberapa rumah toko (ruko) yang masih dalam tahap pembongkaran
manual di bagian Utara.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved