4 Cara Baik Memberikan Konsekuensi dan Disiplin Pada Anak, Perhatikan Hal-hal Ini

Jika anak melakukan kesalahan, ada baiknya orangtua tidak membentak anak. Apalagi di depan umum, karena itu akan menjatuhkan harga diri sang anak loh

4 Cara Baik Memberikan Konsekuensi dan Disiplin Pada Anak, Perhatikan Hal-hal Ini
net
Ilustrasi anak-anak sedang ternyum. 

4 Cara Baik Memberikan Konsekuensi dan Disiplin Pada Anak, Perhatikan Hal-hal Ini

PONTIANAK - Mendorong kedisplinan anak tidak efektif dengan cara memberikan hukuman yang berlebihan apalagi sampai menjatuhkan harga dirinya di depan orang lain.

Ada baiknya, bunda terapkan disiplin positif untuk penerapan konsekuensi yang tepat bagi sang anak. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini Tribun sampaikan cara memberikan pemahaman bagi anak.

Pertama, Jika anak Melakukan kesalahan (contoh: menumpahkan air di sofa dan lainnya) ada baiknya bunda jangan langsung memarahinya. Berikan ia konsekuensi yang tepat, seperti minta ia untuk mengeringkan sofa tersebut (pastinya sesuai kemampuannya ya bunda).

Baca: 10 Tips Cara Penanganan Saat Anak Terjatuh, Orangtua Mesti Tahu Nih!

Baca: Pimpinan Daerah Salimah Laksanakan Seminar Parenting Orang Tua yang Dirindukan

Hal itu bisa menjadi konsekuensi yang tepat bagi sang anak untuk mendidiknya bertanggung jawab. Nah, ada juga konsekuensi yang tidak tepat, seperti memukulnya secara langsung atau melarangnya tidak boleh nonton tv selama seminggu. Hal itu akan melatih anak menjadi sosok yang keras kepala loh bunda. Jadi, latih agar anak terbiasa menerima rangsangan kasih sayang dari kedua orangtuanya.

Kedua, Memberikan Pengalaman Belajar untuk sang anak. Jika kita sudah tau anak kita yang bersalah menumpahkan air tersebut di sofa, dan ia sudah membersihkannya, pujilah dan apresiasi yang sudah ia lakukan.

Hal ini akan menambah semangatnya dan mengurangi keegoisan sang anak.

Baca: Alamat SMPN 3 Ketapang Yang Jadi Favorit Anak-anak

Ketiga, mengajak Komunikasi Yang Sopan. Ketika anak salah, ada baiknya bunda mengajak ia berkomunikasi dengan lembut. Setiap anak akan merasa bersalah dengan apa yang sudah ia lakukan. Namun, orang tua juga wajib mendukung mental sang anak agar tidak menjadi penakut.

Keempat, Menjaga Harga Diri Anak. Sifat ego pada sang anak juga sudah dimiliki sejak kecil, melatihnya menjadi seorang yang baik dan buruk adalah tugas kedua orangtuanya.

Jika anak melakukan kesalahan, ada baiknya orangtua tidak membentak anak. Apalagi di depan umum, karena itu akan menjatuhkan harga diri sang anak loh bunda. (Maudy)

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved