Breaking News:

Penanggulangan Bencana Alam, Ini Langkah Pemda Kapuas Hulu

Bung Tomo menyatakan Pemerintah Daerah Kapuas Hulu telah melaksanakan berbagai macam kegiatan khusus penanggulangan bencana alam

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu Bung Tomo 

Penanggulangan Bencana Alam, Ini Langkah Pemda Kapuas Hulu

KAPUAS HULU - Untuk penanggulangan bencana alam khususnya di Kabupaten Kapuas Hulu, Asisten II Setda Kabupaten Kapuas Hulu, Bung Tomo menyatakan Pemerintah Daerah Kapuas Hulu telah melaksanakan berbagai macam kegiatan khusus penanggulangan bencana alam.

"Kemarin kita juga melakukan simulasi evakuasi bencana alam di SMPN Pala Pulau Kecamatan Putussibau Utara, yang dilaksanakan oleh BPBD Kapuas Hulu dan Satpol PP," ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).

Bung Tomo menjelaskan, secara umum trend bencana di Indonesia memang meningkat, yakni sekitar 2.572 kasus di tahun 2018 dengan ribuan korban jiwa. “Dengan memahami resiko tersebut, maka perlu dilakukan beberapa hal, agar kita bisa memperkecil terjadinya bencana,” ucapnya.

Menurutnya, sedikitnya ada 5 unsur yang harus terlibat langsung dalam penanggulangan bencana tersebut, diantaranya kalangan akademis, unsur bisnis, komunitas, Pemerintah Daerah dan media masa. “Dengan kata kunci semangat gotong royong. Oleh karenanya, sejak tahun 2017 BNPB terus berupaya meningkatkan kesadaran untuk menghadapi bencana, sehingga Tanggal 26 April itu sebagai hari kesiapsiagaan bencana,” ujarnya.

Baca: Sabhara Siapkan Posko Pantau dan Rantis Guna Amankan Sidang Pleno Tingkat Kabupaten

Baca: 7 Lip Balm Terbaik Cerahkan Bibir Gelap, Paling Banyak Dicari!

Baca: Fakta-fakta & Kronologi Ayah Tiri di Kalbar Habisi Anaknya Seusai Persetubuhan Terlarang

Ada beberapa point penting yang harus dilakukan dalam penanggulangan bencana, diantaranya pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan serta peringatan dini. "Untuk itu diharapkan Dengan sarana-prasarana, kemudian berlatih melakukan evakuasi yang merupakan kunci menghadapi ancaman-ancaman bencana,” ucapnya.

Selain itu jelas Bung Tomo, berdasarkan pengamatan para pakar bahwa bencana memang kerap terjadi berulang dalam kurun waktu tertentu. Karenanya, pendidikan sejak dini dalam penanggulangan bencana perlu dilakukan bagi para guru, pelajar, kemudian kaum perempuan. “Pembangunan sistem peringatan dini terpadu berdasarkan koordinasi dengan pakar harus menjadi perhatian kita bersama," ujarnya.

Sedangkan tingkat kerawanan bencana di Kabupaten Kapuas Hulu relatif kurang. Sering terjadi pada musim-musim tertentu seperti kebakaran hutan dan lahan serta bencana banjir. “Saat musim kemarau, resiko kebakaran hutan dan lahan itu memang rawan, karena ada beberapa wilayah di Kabupaten Kapuas Hulu itu terdapat lahan gambut," ungkapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved