Jelang Ramadan, Masyarakat Harap Harga Sembako Normal

Menjelang Bulan Suci Ramadhan tahun 2019, sejumlah masyarakat Kapuas Hulu berharap harga sembako di pasar normal.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Toko Sembako di Pasar Tradisional 

Jelang Ramadan, Masyarakat Harap Harga Sembako Normal

KAPUAS HULU - Menjelang Bulan Suci Ramadhan tahun 2019, sejumlah masyarakat Kapuas Hulu berharap harga sembako di pasar normal. Namun biasanya, sejumlah harga sembako tinggi.

"Biasanya harga sembako di pasar naik harganya, tapi sejauh ini masih harga standar. Diharapkan Pemerintah bisa mengontrol, jangan sampai harganya terlalu mahal," ujar seorang warga Putussibau Selatan, Alim kepada Tribun, Jumat (3/5/2019).

Tapi menurut Alim, terpenting adalah jangan sampai tak ada stok sembako di pasar. Terkait harganya mungkin masyarakat sudah biasa, asalkan tak ada barang itu yang membuat ribut.

"Seperti gas elpiji ukuran 3 kilogram, kalau tak ada ributnya se Indonesia. Kalau harga masyarakat biasa memaklumi. Terpenting yaitu barangnya ada, jangan sampai tak ada," ungkapnya.

Baca: Hati-hati dengan 5 Tanaman Beracun Ini, Bisa Sebabkan Amnesia Hingga Melumpuhkan

Baca: LIVE STREAMING PSM Makassar Vs Bhayangkara FC Semifinal Leg 2 Piala Indonesia Jam 15.30 WIB

Baca: Live Streaming Konser Kemenangan LIDA 2019! Siapakah Juara LIDA 2019, Faul, Puput atau Sheyla?

Tokoh Masyarakat Kapuas Hulu H Nasar menyatakan, kenaikan harga sembako di bulan puasa sudah hal biasa di Kapuas Hulu. "Saya pun tak tahu apa penyebabnya setiap bulan puasa harga sembako bisa mahal," ujarnya.

Menurutnya, bisa jadi kemungkinan ada permainan para pedagang di pasar. Maka dari itu diharapkan, Pemerintah harus melakukan antisipasi untuk memantau kondisi harga sembako di pasar. "Saya yakin kalau pemerintah tegas, pedagang tak akan berani," ungkapnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved