Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir di Desa Teluk Kapuas, 8 KK Sudah Mengungsi

Menurut Keterangan Ketua RT 06 RW 01 Desa Teluk Kapuas, Sayuti banjir telah melanda desa mereka sejak Kamis (25/4)

Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir di Desa Teluk Kapuas, 8 KK Sudah Mengungsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Banjir melanda kawasan permukiman di Parit Cabang Kiri, Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (28/4/2019) siang. Lokasi ini selalu menjadi langganan banjir setiap tahunnya. 

Puluhan Rumah Warga Terendam Banjir di Desa Teluk Kapuas, 8 KK Sudah Mengungsi

KUBURAYA - Puluhan Rumah warga terendam banjir di Desa Teluk Kapuas, Minggu (28/4).

Menurut Keterangan Ketua RT 06 RW 01 Desa Teluk Kapuas, Sayuti banjir telah melanda desa mereka sejak Kamis (25/4).

Ada 35 rumah warga yang terendam, dari total 52 rumah, dan sekitar 8 Kepala Keluarga telah mengungsi di rumah sanak saudara.

Kali ini, menurut dia adalah banjir terparah sejak 10 tahun belakangan.

Karena tahun-tahun sebelumnya, rumah Sayuti tak pernah terendam banjir, baru kali ini rumahnya terendam banjir sampai sekitar 10 cm.

Baca: Kalbar Sepekan - Kapal Feri Terbalik, Ular Raksasa Masuk Rumah Warga, hingga SMPN 22 Pontianak Roboh

Baca: Kalbar 24 Jam - Jembatan Landak II Rampung, Banjir di Singkawang, hingga Danau Penyengat di Ketapang

Baca: TERPOPULER - Fadli Zon Sebut Mahfud MD Ngawur, Konser Sosmed LIDA 2019, hingga MotoGP Spanyol 2019

Banjir dimulai sejak Kamis sore, dimana hujan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB, dan puncaknya Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB.

“Kami sebagai warga disini, terutama saya RT 6 RW 1, dengan banjir ini aktifitas kami terganggu,” terangnya.

Banjir tak hanya terjadi di Desa tempat Sayuti bermukim.

Di Desa Parit Baru, yang berbatasan langsung dengan Desa Teluk Kapuas, warga mengalami hal serupa.

Disana, menurut Sayuti, ada sekitar 30 rumah warga terendam banjir, dengan kisaran 10 hingga 20 cm, sementa di jalan banjir sekita 80 cm, sehingga warga terpaksa menyimpan kendaraan didepan Jalan, yang jaraknya sekitar 1 km dari rumah.

“Jadi itulah yang terjadi di tempat kami ini, karena kami berbatasan dua desa yaitu desa teluk Kapuas dengan Desa Parit Baru,” terangnya.

Penulis: Bella
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved