Komite IV DPD RI Dorong Pemkab Mempawah Kembangkan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik

Kunjungan kerja ini dilakukan karena menilai Mempawah adalah salah satu Kabupaten di Kalimantan Barat yang pengelolaan keuangan daerahnya sudah baik

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ANSHORY
Suasana kunjungan kerja DPD RI di Balai Junjung Titah, Kantor Bupati Mempawah, Jumat (26/4/2019) kemarin 

Komite IV DPD RI Dorong Pemkab Mempawah Kembangkan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik

MEMPAWAH - Komite IV DPD RI mendorong Pemerintah Kabupaten Mempawah untuk menerapkan dan mengembangkan sistem pelayanan pemerintah berbasis elektronik sistem.

Dalam kunjungan kerjanya ke Pemerintah Kabupaten Mempawah, Ketua Komisi IV DPD RI Ajiep Padindang mengungkapkan bahwa mereka memilih Kabupaten Mempawah sebagai salah satu sasaran dalam kunjungan kerja yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan daerah.

Kunjungan kerja ini dilakukan karena menilai Mempawah adalah salah satu Kabupaten di Kalimantan Barat yang pengelolaan keuangan daerahnya sudah baik.

"Oleh karena itu tentu harus ditingkatkan lagi kedepan, apalagi dengan Bupati dan Wakil Bupati yang baru itu akan menjadi tantangan tersendiri dan itu tidak mudah," ujarnya saat diwawancara awak media di Kantor Bupati Mempawah, Jumat (26/4/2019) kemarin.

Baca: Tuntaskan Masalah Air Bersih di Mempawah, Bupati Erlina Mengadu ke DPD RI

Baca: Masyarakat Desak Bupati Mempawah Prioritaskan Masalah Air Bersih

Ajiep mengatakan bahwa Pemkab Mempawah harus lebih serius melakukan pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan yang tertuang dalam PP no 12 tahun 2019, terutama untuk membenahi apa yang disebut dengan E-Goverment kata dia.

"Pemerintah daerah harus mengembangkan pemerintahan yang berbasis elektronik sistem, itu untuk menghindari terjadinya banyak penyimpangan dan menjadikan pengelolaan pemerintah yang transparan, efesien dan efektif," ungkapnya.

Terakhir ia mengtakan bahwa Kabupaten Mempawah kedepan memiliki peluang dan harapan untuk berkembang lebih baik, apalagi dipimpin oleh seorang tokoh wanita. (Yak)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved