TERUNGKAP Kisah Cinta Jokowi-Iriana! Curi-curi Pandang, Menikah hingga 2,5 Tahun di Hutan Rimba Aceh

Kesederhanaan dalam diri Iriana mampu memikat hati Jokowi hingga berujung ke pelaminan............

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Joko Widodo dan Iriana Joko Widodo | Terungkap Kisah Cinta Jokowi-Iriana! Curi-curi Pandang, Menikah hingga 2,5 Tahun di Hutan Rimba Aceh. 

"Beberapa bulan setelah itu saya kembali ke Solo untuk menikahi Iriana, dan menyiapkan keberangkatan kami ke Aceh.

Masa awal pernikahan kami berada di dalam hutan rimba selama dua setengah tahun." Jokowi mengisahkan.

Baca: PRESIDEN JOKOWI Angkat Suara Terkait Dugaan Pengeroyokan Siswi SMP di Pontianak! Sedih dan Marah

Baca: Pihak Korban Tunjukkan Fakta Baru, Adanya Upaya Perusakan Kelamin di Kasus Audrey Pontianak

Berikut kisah perjalanan hidup Presiden Jokowi dikutip dari di Fanpage Facebook Presiden Joko Widodo @Jokowi, Jumat (12/4/2019) siang WIB:

"CERITA HIDUP JOKOWI

Saya Joko Widodo. Ini adalah kisah masa muda saya sewaktu memulai perjalanan hidup.
Saya berasal dari Kota Solo, Jawa Tengah.
Saya anak sulung dari empat bersaudara.
Tiga adik saya semuanya perempuan.

Saya berasal dari keluarga biasa.
Kami berulangkali pindah rumah kontrakan.
Rumah sederhana yang mampu dibayar bapak untuk tempat tinggal kami sekeluarga.
Bapak berjuang untuk hidup kami dengan berjualan bambu dan kayu di pasar.
Ibu sangat gigih membantu bapak.

Setelah selesai masak dan membereskan rumah, Ia segera pergi ke lapak dagang bapak untuk membantu mengikat bambu dan kayu.
Mereka melakukan itu semua demi anak-anaknya untuk bisa sekolah.
Mereka meyakinkan saya, bahwa sekolah akan mampu mengubah hidup saya.
Perjuangan dan usaha bapak sangat menginspirasi saya.

Usaha bapak berjalan baik, dagangan makin laku dan saya tahu ibu mulai punya uang.
Saya pun mulai nakal waktu itu.
Saya sering iseng memamnggi pedagang makanan apa saja yang lewat dekat rumah.
Tukang siomay, tukang bakso, tukang jajanan pasar.
Ibu pun terpaksa membayar apa pun yang saya pesan.

Suatu kali saya asal manggil saja, ada tukang lewat di depan rumah.
Saya pikir jual kue pasar, ternyata tukang arang.
Ibu muncul sebelum saya sempat berlari.
Terpaksa ibu membelinya dan langsung menyodorkan bungkusan berisi arang untuk saya makan sambil berkata.
“Ayo makan. Habisin, yah!. Kamu kan yang kepingin jajan”

Halaman
1234
Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved