Dewan Desak Pemda Ketapang Segera Rekrut Dirut PDAM Definitif

Menurut Sani, banyak sekali sumber daya manusia di Ketapang yang memiliki kemampuan dan mampu mengelola PDAM agar menjadi lebih baik.

Dewan Desak Pemda Ketapang Segera Rekrut Dirut PDAM Definitif
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Anggota DPRD Kabupaten Ketapang, Abdul Sani 

Dewan Desak Pemda Ketapang Segera Rekrut Dirut PDAM Definitif

KETAPANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Ketapang, Abdul Sani mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan perekrutan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ketapang yang sudah sekitar satu tahun belum memiliki Direktur defenitif.

Sani saat dihubungi, Jumat (12/04/2019) juga meminta Bupati Ketapang untuk tidak menunjuk Pejabat Sementara (Pjs) Dirut PDAM yang bukan dari internal PDAM.

"Sudah satu tahun belakang ini PDAM tidak ada Dirut yang definitif, yang ada hanya Pjs, tentu sedikit banyak ada kebijakan-kebijakan yang harusnya dijalankan Dirut definitif namun tak bisa dilakukan karena saat ini Dirutnya masih Pjs," ujar Sani.

Baca: Sekda Akui Pemda Sudah Rencanakan Rekrutmen Dirut PDAM Ketapang

Baca: Juta Akui Tidak Ajukan Kembali Menjadi Pjs Dirut PDAM Ketapang

Untuk itu, dirinya mendesak Pemda melalui pihak-pihak terkait segera melakukan rekrutmen terbuka untuk memilih Dirut PDAM yang defenitif agar dapat bekerja secara maksimal.

Karena menurut Sani, banyak sekali sumber daya manusia di Ketapang yang memiliki kemampuan dan mampu mengelola PDAM agar menjadi lebih baik.

"Karena PDAM adalah BUMD yang diharapkan dapat memberikan sumbangsi kepada daerah, apalagi selama ini dibantu penyertaan modalnya, jadi struktur didalamnya termasuk Dirut harus memang orang yang memiliki kapasitas dan komitmen memajukan PDAM selaku badan usaha yang melayani masyarakat Ketapang," jelasnya.

Selain mendesak Pemda segera melakukan rekrutmen Dirut PDAM yang definitif, ia juga meminta Bupati Ketapang untuk dapat profesional menunjuk Pjs Dirut PDAM selagi proses rekrutmen belum atau sedang diproses dilakukan. Mengingat bahwasanya masa jabatan untuk Pjs Dirut PDAM yang ada saat ini akan berakhir pada bulan April 2019 ini.

Baca: Mobil Pengangkut Gas LPG 3 Kg Tabrak Bangunan Ruko di Jalan Mayjend Sutoyo Ketapang

Baca: Residivis Kasus Pencurian Dengan Pemberatan Diringkus Satreskrim Polres Ketapang

"Di Permendagri jelas yang bisa ditunjuk Bupati untuk menjadi Pjs pejabat struktural di PDAM, otomatis yang diluar itu tidak boleh. Sedangkan Pjs Dirut saat ini statusnya sudah pensiun dari PDAM per Desember 2018 otomatis yang namanya pensiun tidak lagi ada jabatan struktural di PDAM dan jangan sampai Bupati kembali menunjuk yang bersangkutan karena secara aturan tidak boleh," tegasnya.

Ia berharap, Bupati beserta pihak terkait yang menangani urusan ini dapat teliti dan berpegang pada aturan, jangan sampai melanggar aturan dalam menunjuk Pjs Dirut PDAM. Karena dapat berdampak pada cacatnya kebijakan yang diambil jika penunjukan berawal dari pelanggaran aturan. (*)

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved