Karolin Berkerudung Putih Saat Hadiri Tabligh Akbar di Landak Jadi Pusat Perhatian Warga

Seni musik Marawis dan Lantunan pembacaan ayat sucu Al quran mengawali dibukanya secara resmi acara tabligh.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI
Kegiatan Tablik Akbar, Minggu (7/4/2019). 

Karolin Berkerudung Putih Saat Hadiri Tabligh Akbar di Landak Jadi Pusat Perhatian Warga

LANDAK - Tabliqh Akbar berbalut nuansa kebangsaan bertema Damai Indonesiaku sukses digelar di Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak, Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (7/4/2019).

Tabligh akbar Damai Indonesiaku digelar dalam rangka menciptakan Pemilu 2019 yang Damai, aman dan sejuk.

Kegiatan yang digagas Polres Landak bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) juga mendapat dukungan dari Forkopimda Landak.

Seni musik Marawis dan Lantunan pembacaan ayat sucu Al quran mengawali dibukanya secara resmi acara tabligh.

Pada moment tertentu, sekitar 500 umat peserta tabligh yang hadir dibuat terkesima dengan kehadiran Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa yang tampil anggun mengenakan kerudung putih.

"Cantek e...baru kali tok kamek miek Bupati kite bekerudung," ungkap satu di antara pengurus Masjid sambil tersenyum.

Baca: Tabligh Akbar Damai Indonesiaku, Karolin Ajak Umat Islam Jadi Pemilih Cerdas

Baca: Bupati Karolin Keluhkan Landak Belum Terima Kekurangan Ribuan Surat Suara

Sesuai random kegiatan, secara bergiliran Forkopimda menyampaikan kata sambutan yang pada intinya ajakan untuk bersama turut mensukseskan jalannya Pemilu 2019.

Dengan saling menjaga nilai toleransi, saling menghargai di atas keberagaman dan pilihan.

Pada kesempatannya, Karolin juga memberikan pemahaman kepada peserta tabligh tentang pentingnya dilaksanakan Pemilu untuk suatu negara.

"Negara akan kacau balau, yang ada perang terjadi dimana-mana. Jangan mudah terhasut oleh orang ataupun sekelompok orang yang ingin memecah belah bangsa kita dengan cara mengadu domba maupun menyebar berita hoax," ujar Karolin.

"Mari kita berikan hak suara kita untuk menentukan pemimpin kita sesuai pilihan kita, mari kita sukseskan dan jangan sampai pemilu itu gagal," sambungnya.

Usai sambutan Karolin, kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh KH Muhammad Nur Wahid dan Ustadz Abdur Rahmman yang sengaja diundang khusus memberikan ceramah tentang nilai kebangsaan.

Karolin Margret Natasa adalah Bupati Landak periode 2017-2022 dan juga mantan anggota Komisi IX DPR RI periode 2009-2014 dan 2014-2019 dari daerah pemilihan Kalimantan Barat.

Ia lahir di Mempawah, 12 Maret 1982; umur 37 tahun.

Dokter yang dikenal dengan nama panggilan "Karolin" ini merupakan anak dari Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, M.H. Ibunya bernama Frederika, S.Pd., yang merupakan guru di Sekolah Dasar Negeri 2 Ngabang.

Karolin menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua Umum dalam organisasi Pemuda Katolik.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat membuka Musrenbang RKPD) di Aula Kantor Bupati Landak pada Jumat (29/3/2019).
Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat membuka Musrenbang RKPD) di Aula Kantor Bupati Landak pada Jumat (29/3/2019). (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI)

Karolin Ajak Umat Islam Jadi Pemilih Cerdas

Karolin Margret Natasa mengajak masyarakat, khususnya umat Muslim di Kabupaten Landak untuk menjadi pemilih yang cerdas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) pada 17 April 2019. 

Ajakan tersebut disampaikan Karolin saat menghadiri Tabligh Akbar Damai Indonesiaku dalam rangka menciptakan pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk serta secara demokratis di Kabupaten Landak di Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak pada Minggu (7/4/2019).

Tabligh akbar ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Landak, Polres Landak dan FKUB Kabupaten Landak dengan menghadirkan penceramah dari luar Kalimantan Barat yakni KH Muhammad Nur Hayid dan Ustadz Abdur Rahman.

Kegiatan ini sekaligus untuk memberikan pandangan yang positif dalam menghadapi Pemilu 2019 terhadap masyarakat dalam menciptakan suasana kerukunan antar ummat beragama di Kabupaten Landak.

Baca: Bupati Landak Beri Sanksi Perangkat Daerah Yang Tidak Ikut Mensukseskan Pemilu 2019

Baca: Karolin : Kepala Sekolah Ibarat Nahkoda, Kemana Pendidikan Siswa Akan Dibawa

Bupati Kabuaten Landak sangat mengapresisasi kegiatan tabligh akbar yang dilaksanakan ini, hal ini sejalan dengan visi misi Bupati Landak dalam pembinaan masyarakat dibidang keagamaan.

"Ini merupakan upaya kita bersama dalam menciptakan pemilu yang damai ditanggal 17 april yang akan datang dan semoga dengan terlaksananya kegiatan ini seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Landak, apapun agamanya, apapun sukunya, apapun dukungannya dan apapun pilihanya tetap menjaga situasi keamanan di wilayah Kabupaten Landak selama pemilu berlangsung hingga sampai penghitungan suara,” ujar Karolin.

Karolin juga mengapresiasi peran dari Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) di Kabupaten Landak dalam melakukan kegiatan keagamaan di Kabupaten Landak guna menciptakan masyarakat yang beriman dan bertaqwa.

“Peran FKUB menjadi catatan penting bagi saya, karena FKUB merupakan forum yang dapat menjadi pemersatu untuk ummat yang ada di Landak sehingga bisa menjadi motor utama dalam menjaga tali silahturahmi diantara seluruh masyarakat Kabupaten Landak,” jelas Karolin.

Dalam kesempatan tersebut, K.H Muhammad Nur Hayid mengapresiasi Bupati Landak dalam menciptakan kerukunan antar ummat beragama di Kabupaten Landak.

Sehingga mampu memberikan ruang bagi ummat Islam dalam melaksanakan Tabligh Akbar guna mendukung pembinaan dibidang keagamaan.

Dirinya juga sangat mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan oleh Bupati Landak dalam rangka untuk menjadikan Kabupaten Landak yang aman, damai dan tentram dengan menggelar acara keagamaan seperti Tabligh Akbar ini guna untuk mensukseskan pemilu 2019 di Kabupaten Landak.

Selain itu, Bupati Landak juga memberikan keterlibatan FKUB dalam mendukung kerukunan ummat beragama tanpa memperbedakan agama apapun untuk melakukan kegiatan keagamaan di Kabupaten Landak.

"Ini harus diikuti oleh kepala daerah lain yang ada di Indonesia,” pungkas Nur Hayid. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved