Pileg 2019
Firmansyah Mardanoes Ajak Masyarakat Sambas Jadi Pemilih Sholeh
Jadilah pemilih yang Sholeh, yang berintegritas, yang bermartabat mampu memberikan pendidikan politik kepada lingkungan kita
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Jamadin
Firmansyah Mardanoes Ajak Masyarakat Sambas Jadi Pemilih Sholeh
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Hadir ditengah-tengah Masyarakat Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, Anggota DPR RI Komisi II Ir. Firmansyah Mardanoes pada kegiatan acara Sosialisasi UU no 7 Tahun 2017 yang di selenggarakan Oleh BAWASLU RI di Hotel Grand Wisata Kabupaten Sambas (19/3/19)
Hadir pula pada kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Kabupaten Sambas Ekus Hendratno, sebagai Salah satu pembicara pada kegiatan tersebut.
Menurut Firman Tahapan Pemilu 2019 memasuki masa kampanye. Hingga pelaksanaan hari pemungutan suara yang jatuh pada 17 April 2019, disinilah para kontestan Politik diberi kesempatan untuk menyampaikan visi, misi, program, dan citra diri mereka kepada publik.
Dalam Diskusi tersebut Firman memaparkan bahwa terkait banyaknya calon, pemilih harus benar-benar selektif, baik terhadap calon Presiden dan Wakil Preisden maupun calon anggota legislatif di tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, maupun DPD.
Baca: Reog Ponorogo Siap Sambut Kehadiran Jokowi di Qubu Resort Kubu Raya
"Jadikan Anda sebagai pemilih yang Sholeh, supaya proses demokrasi berjalan dengan baik dan masyarakat mampu menciptakan iklim politik yang sehat dan demokratis." ujarnya
Menurut Anggota DPR RI Wakil Kalimantan Barat ini, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan terkait berjalan tidak nya proses Demokrasi di Tanah Air kita ini, diantaranya adalah Berprilaku dewasa dalam menyikapi kebebasan Berekspresi dan berdemokrasi dalam politik, khususnya melalui Media Sosial.
Menurut Firman, Indonesia adalah salah satu pasar media sosial terbesar di dunia, menjadikannya tanah subur bagi penyebaran hoaks dan kesalahan informasi.
"Anda bayangkan bagaimana negara kita ini memiliki jumlah pengguna Facebook tertinggi keempat di dunia, yaitu 130 juta, dan juga jumlah pengguna yang tinggi untuk Twitter, Instagram, WhatsApp, dan Line." ujarnya
Ia melihat beberapa tahun terakhir telah terjadi peningkatan besar-besaran dalam manipulasi media sosial untuk tujuan politik dengan pasukan yang disebut “buzzer“, yang dibayar untuk mendorong pesan-pesan tertentu di media sosial, dan memastikan bahwa tagar atau topik tertentu tren di media sosial tersebut.
"Hanya sebagian kecil pemilih yang aktif di Twitter, tetapi taktik ini dapat memengaruhi pelaporan di media arus utama, sehingga pada saat ini media sosial adalah salah satu gerakan yang sangat berperan mewarnai konstelasi politik, baik dan tidaknya Akhlak Politik Masyarakat kita." ujarnya.
Baca: Dari 70 Peserta Seleksi Beasiswa Kedokteran Pemkab Sintang, Hanya 3 Terbaik yang Dicari
"Sudah sepatutnya elite dan aktor politik mempunyai tanggung jawab moral dan hukum untuk melakukan pendidikan politik selama masa kampanye Pemilu, mengapa? Karena Hal itu penting untuk mengedukasi para pemilih, dan bukan hanya sekadar menyajikan kontroversi yang tidak punya substansi, atau malah justru menciptakan Iklim yang keruh." imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut, Komisioner Bawaslu Kabupaten Sambas Ekus Hendratno pun ikut mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap peserta yang hadir dapat menjadi lokomotif perubahan yakni menginisiasi gerakan menolak money politic dan informasi hoax.
"Untuk menjadi pemilh yang baik, yaitu: Jadilah pemilih yang Sholeh, yang berintegritas, yang bermartabat mampu memberikan pendidikan politik kepada lingkungan kita, bagaimana proses politik bisa berjalan dengan baik, biasakan bermental Baik agar Ikhtiar Politik anda menghasilkan orang-orang yang Baik dan kompeten." ujarnya
Menghasilkan para pemimpin dan wakil rakyat yang baik itu dimulai dengan tata cara dan kelola proses yang baik pula, sehingga Wakil rakyat yang baik inilah yang akan berjuang mewadahi aspirasi dan cit-cita masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sosialisasi-uu-no-7.jpg)