Lomba Pantomim Pontianak Utara Telah Digelar, Peserta Antusias
estival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang lomba Pantomim tingkat sekolah sekolah dasar Kecamatan Pontianak Utara
Lomba Pantomime Pontianak Utara Telah Digelar, Peserta Antusias
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang lomba Pantomim tingkat sekolah sekolah dasar Kecamatan Pontianak Utara telah diadakan.
Kegiatan dilangsungkan di SDN 05 Pontianak Utara dan dikuti dengan antusias oleh peserta.
Menurut Tri Wibowo yang pernah menjadi juri Pantomim Provinsi Jawa Timur dan pernah pula membawa peserta didiknya sampai tingkat nasional bahkan berhasil menjadi juara satu.
Dalam rilis yang dikirimkan pada Tribun Pontianak, tanggal (15/3) lalu, ia diamanahi menjadi juri di Kecamatan Pontianak Utara mengamati dalam seni pantomime.
Baca: Pejabat Pembuat Komitmen Proyek Sumur Pantek Akan Kembalikan Kerugian Negara
Baca: Hasil Audit Investigasi BPKP Temukan Kerugian Uang Negara Rp 1,5 Miliar di Proyek Sumur Pantek
Baca: Bila Maruf Amin Kalah Tak Ada Lagi Zikir di Istana, Ini Tanggapan Jubir BPN Dahnil Anzar
Tri Wibowo menjelaskan khususnya di Pontianak masih perlu dikembangkan dengan tehnik-tehnik pantomime yang baik dan benar, maka ia pun menawarkan workshop pantomime kepada Guru dan siswa.
Ia juga memberikan sebuah buku tentang Toturial dan Teknik Dasar Pantomim Bersama Cak Bowo, karya Tri Wibowo.
Hal itu dilakukannya agar peserta didik mengerti tehnik dasar pantomime yang baik dan benar. Menurut Tri Wibowo, pantomime adalah seni pertunjukan imajinatif yang memvisualisasikan suatu objek atau benda tanpa kata-kata serta dapat menyampaikan rasa dan pesan melalui gerak tubuh dan mimik wajah.
Lomba Pantomim lebih menitikberatkan pada kreativitas perkembangan karakter, olah gerak, dan ekspresi anak yang bermuatan lokal serta menjunjung nilai-nilai luhur budaya bangsa.
Menurutnya sebagai pengamat seni pantomime tujuan lomba pantomime adalah
memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan seni pantomime dengan karya kreatif dan inovatif.
"Mengekspresikan seni pantomim sesuai dengan norma, budi pekerti dan karakter peserta didik yang berbasis budaya bangsa.
Menumbuhkembangkan daya kreativitas dan motivasi peserta didik dalam pantomim untuk mengekspresikan diri melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan," jelasnya.
Lanjut disampaikannya menanamkan dan meningkatkan apresiasi seni pantomime, khususnya nilai-nilai tradisi yang berakar pada budaya bangsa. Selain itu menumbuhkembangkan sikap kemandirian, sportivitas dan kompetitif serta meningkatkan kemampuan peserta didik dalam bersosialisasi.
"Semoga Kalbar dapat menjadi juara Festival Lomba Seni Siswa Nasional khususnya cabang lomba pantomime di Tahun 2019, tentu semuanya harus siswa, pendamping, dan juri yang professional agar dapat mengharumkan nama baik Bumi Khatulistiwa," pungkasnya.