Herzaky Sebut Pertemuan AHY - Sultan Pontianak, Bentuk Relasi Positif Dua Pemimpin Muda

Silaturahmi AHY merupakan wujud pengakuan dan penghormatan atas peran dan posisi penting Kesultanan Pontianak di antara masyarakat Kalbar

Herzaky Sebut Pertemuan AHY - Sultan Pontianak, Bentuk Relasi Positif Dua Pemimpin Muda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Agus H. Yudhoyono, Komandan Kogasma Partai Demokrat, saat bersilaturahim dengan Sultan Syarif Machmud Melvin Alkadrie, SH, Sultan Pontianak IX, didampingi Herzaky M. Putra, Deputi Kogasma Partai Demokrat. Senin (18/03/2019) kemarin. 

Herzaky Sebut Pertemuan AHY-Sultan Pontianak, Bentuk Relasi Positif Dua Pemimpin Muda

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Herzaky M Putra, putra Kalbar yang juga Deputi Kogasma Partai Demokrat, menyampaikan kalau silaturahmi Agus H. Yudhoyono, Komandan Kogasma Partai Demokrat, dan Sultan Syarif Machmud Melvin Alkadrie, SH, Sultan Pontianak IX, kemarin (18/03/2019), merupakan bentuk relasi positif antar dua pemimpin muda dan memberikan dampak positif buat bangsa ini, di masa kini, dan di masa depan.

AHY selaku pemimpin muda di organisasi modern tingkat nasional dan salah satu partai terbesar di Indonesia, Partai Demokrat, bertemu dengan Sultan Pontianak, sosok pemimpin muda yang memimpin organisasi tradisional di daerah yang sangat dihargai dan berakar di masyarakat, Kesultanan Pontianak.

Silaturahmi antar dua tokoh muda ini, menurut politisi kelahiran Pontianak ini, sangatlah penting, mengingat membangun bangsa ini butuh kerjasama dan komunikasi dari berbagai elemen. Apalagi menghadapi situasi politik nasional terkini yang cenderung meruncing perbedaannya dan situasi politik internasional yang semakin tidak menentu.

"Silaturahmi AHY merupakan wujud pengakuan dan penghormatan atas peran dan posisi penting Kesultanan Pontianak di antara masyarakat Kalbar," ujar Herzaky yang juga caleg DPR RI dari Partai Demokrat asal Kalbar ini, Selasa (19/03/2019).

Baca: Bawaslu Beberkan Hasil CCTV Penelusuran Oknum Penyebar Buku Black Campaign

Baca: TERPOPULER - Gadis Pontianak Korban Kawin Kontrak, Ultah Istri Midji ,Hingga Kisah Cinta Maruf Amin

Baca: KISAH Tragis Amoy Pontianak Kawin dengan Pria Taiwan Berujung Rumah Sakit Jiwa, Ava Nikah Usia 18

"Memang jaman telah berganti. Negara ini pun telah menjadi negara republik yang demokratis, bukan lagi berbentuk kerajaan. Namun, keberadaan Kesultanan di berbagai daerah, termasuk Kesultanan Pontianak, yang telah ada sebelum negara ini berdiri, dan memiliki peran dalam proses pendirian Negara Kesatuan Republik Indonesia, haruslah tetap dihargai dan dijaga, karena merupakan bentuk kearifan lokal dan kekayaan budaya Indonesia yang sangat luhur," timpalnya.

AHY selaku salah satu pemimpin muda, tokoh muda nasional Indonesia, tutur Herzaky, sangat menghargai kearifan lokal dan budaya Indonesia yang sangat luhur, termasuk Kesultanan. Karena itu, AHY pun sangat mengapresiasi sambutan hangat dan bersahabat dari Sultan Pontianak dan keluarga besar di Istana Kadriah, Pontianak, kemarin.

"Pertemuan hangat AHY dan Sultan Pontianak kemarin, melanjutkan relasi akrab kedua orang tua mereka. SBY, presiden RI ke-6, pernah bersilaturahmi juga ke almarhum Sultan Pontianak VIII, ayahanda dari Sultan Pontianak saat ini. Bahkan, pernah umroh bareng," jelasnya.

"Relasi bersahabat dari dua elemen penting bangsa ini, tentunya bisa memberikan contoh bagi elemen-elemen bangsa lainnya untuk saling menghargai dan siap berjuang bersama untuk kebaikan bangsa ini," tutup Herzaky.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved