Kenali Ciri-ciri Aliran Islam Sejati yang Dianggap Sesat oleh MUI

Kementerian Agama akhirnya menunjuk beberapa penyuluh agama untuk aktif mendampingi atau membimbing eks pengikut aliran Islam Sejati

Kenali Ciri-ciri Aliran Islam Sejati yang Dianggap Sesat oleh MUI
IST
Pertaubatan pengikut ajaran Islam Sejati di masjid Polres Kebumen 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KEBUMEN - Pasca pertaubatan para pengikut ajaran Islam Sejati, pemerintah tak lantas lepas tangan. Para eks pengikut ajaran sesat ini tentunya masih perlu penanganan lanjutan.

Kementerian Agama akhirnya menunjuk beberapa penyuluh agama untuk aktif mendampingi atau membimbing eks pengikut aliran Islam Sejati Kebumen.

Langkah ini dilakukan untuk menguatkan pemahaman mereka tentang ajaran agama yang benar.

Dengan demikian, mereka tidak akan mudah untuk kembali terjerumus dalam ajaran sesat dan menyesatkan.

"Kemenag tunjuk beberapa penyuluh aktif untuk mengajarkan ke kelompok mereka," kata Ketua MUI Kebumen Kyai Haji Nur Sodiq.

Nur Sodiq mengatakan, tidak semua pengikut aliran Islam Sejati datang ke Masjid Mapolres Kebumen untuk melaksanakan ritual pertaubatan bersama.

Dari informasi yang dia terima, jumlah pengikut ajaran ini lebih dari 15 orang.

Mereka yang tidak sempat mengikuti kegiatan sakral itu kemudian diminta untuk mendatangi Kantor Urusan Agama (KUA) setempat di lain waktu.

Di tempat itu, para pengikut ajaran sesat ini dibimbing melakukan pertaubatan atas perbuatan mereka yang melenceng dari ajaran Islam.

"Yang belum datang, suruh datang ke KUA untuk taubat di KUA, dan buat piagam masuk Islam.

Sodiq juga memberikan arahan khusus kepada eks pemimpin aliran Islam Sejati, Hadi. Setelah bertaubat, Sodik menyarankan orang tua itu agar mau mempelajari Islam kepada ahli agama Islam yang terpercaya.

Sebelumnya, Sodiq mengaku telah membaca buku ajaran Sejati yang disusun oleh Hadi.

Dia sempat membaca buku berbahasa Jawa dengan huruf latin dan Jawa itu sekitar setengah jam karena diminta untuk memberikan tanggapan oleh Kementerian Agama.

Halaman
12
Editor: Arief
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved