Pemkab dan Bank Kalbar Beri Bantuan Mesin Jahit pada Koperasi di Kubu Raya
Kita harapkan dengan mereka bergabung di koperasi, bisa lebih mudah kita bina
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Jamadin
Pemkab dan Bank Kalbar Beri Bantuan Mesin Jahit pada Koperasi di Kubu Raya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bekerjasama dengan Bank Kalbar membagikan bantuan mesin jahit untuk delapan kelompok UMKM Konveksi yang ada di kabupaten itu.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kubu Raya, Nora A Rani saat menghadiri penyerahan mesih jahit kepada sejumlah koperasi tersebut, Jumat (8/3/2019).
"Program ini merupakan gagasan dari Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan dan direspon positif dari Bank Kalbar. Ini tentu menjadi kerjasama yang baik untuk menciptakan UMKM baru yang ada di Kubu Raya," ujarnya.
Diakui olehnya saat ini terdapat 443 koperasi aktif berjalan di Kubu Raya dan dia berharap UMKM yang ada bisa menjadi anggota koperasi agar bisa memudahkan pembinaan dan pendataan.
Baca: VIDEO: Cuplikan Bintang Timur Melawan Erkatude
Baca: PEMENANG Putri Indonesia 2019, Putri Indonesia NTT, Sulawesi Utara dan Utusan DKI Lolos 6 Besar
"Kita harapkan dengan mereka bergabung di koperasi, bisa lebih mudah kita bina. Peluang konveksi jelas sangat besar, tidak hanya untuk pasar lokal, namun juga berpeluang ke pasar negara tetangga," ungkapnya.
Selama ini, menurut dia, pelaku usaha dari negara tetangga mendatangkan bahan konveksi dari Bandung, dengan adanya konveksi di Kubu Raya, mereka bisa langsung memesan di Kubu Raya dan tentunya ini lebih dekat.
"Tentu dengan kita mampu menghasilkan produk konveksi tentunya menjadi peluang kita memasarkan ke negara tetangga. Karena selama ini misalnya dari Malaysia mendatangkan bahan konvensi dari Bandung, maka bisa memperpendek jarak dengan mengambil dari kita," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Bank Kalbar, Syamsir Ismail mengatakan, pihaknya tidak hanya membantu pengadaan mesin jahit, namun juga membantu permodalan untuk setiap anggota.
"Karena ini tahap awal, batuannya hanya 1 juta rupiah peranggota, bantuan ini tanpa jaminan, jika pengembaliannya lancar, bantuan pinjaman akan kita tingkatkan menjadi 5 juta rupiah," katanya.
Selanjutnya, jika pengembalian juga lancar, maka bukan tidak mungkin pihaknya akan meningkatkan menjadi 25 juta rupiah dan seterusnya.
"Kami juga akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pinjaman, bagi para pelaku usaha agar bisa meningkatkan usahanya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/muda-bagikan-seragam.jpg)